Breaking News:

Bisa Jadi Contoh, Sekolah Ini Siapkan Ruang Khusus Bila Ada Siswa Mendadak Sakit, Tersedia Oksigen

SMA Negeri 1 Losarang memiliki ruangan khusus untuk mengantisipasi bilamana ada pelajar yang mengalami gangguan kesehatan secara mendadak

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Siti Fatimah
dok Polsek Losarang
Satgas Kecamatan Losarang saat melakukan monitoring sekolah guna memastikan kesiapan PTM Terbatas 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - SMA Negeri 1 Losarang memiliki ruangan khusus untuk mengantisipasi bilamana ada pelajar yang mengalami gangguan kesehatan secara mendadak.

Di sana disiapkan 3 unit tempat tidur atau bed serta 4 unit tabung oksigen.

Hal tersebut diketahui saat Satgas Covid-19 Kecamatan Losarang melakukan monitoring untuk memastikan kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Baca juga: Saat PTM Kota Bandung Berlaku 8 September, Anak-anak Bakal Lebih Patuh Prokes Dibanding di Rumah

Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, monitoring ini juga dilakukan ke sejumlah sekolah lainnya ditingkat SLTP yang sudah lebih dahulu memulai PTM Terbatas.

Ia mengatakan, dari monitoring tersebut, kesiapan sekolah dalam menggelar PTM Terbatas sudah cukup baik.

"Hasil monitoring, siswa dan guru semuanya menggunakan masker, proses belajar tatap muka menerapkan jaga jarak 1 meter dan tidak boleh pindah ke meja lain, tidak berjabat tangan baik dengan guru atau sesama murid," katanya kepada Tribuncirebon.com, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Dukung PTM Terbatas, Camat Rancasari Sebut Vaksinasi Sudah Capai 50 Persen, Termasuk Pelajar

Selain itu, disampaikan Kompol Mashudi, pihak sekolah juga menyemprotkan cairan disinfektan baik sebelum maupun sesudah proses belajar.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, monitoring ke sejumlah sekolah ini dilakukan secara mendadak.

Hal ini guna memastikan apakah sekolah tersebut benar-benar menerapkan peraturan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Jabar Bebas Level 4, Daerah Level 2 Jadi Enam, PTM Boleh Tapi Harus Hati-hati

"Selain melakukan verifikasi dan validasi soal kesiapan para sekolah, kita juga melakukan monitoring oleh Satgas Covid-19," ujarnya.

Ruang khusus pun diminta agar disiapkan pihak sekolah guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Termasuk menyiapkan akses menuju fasilitas kesehatan terdekat, hal ini sebagai penanganan dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Monitoring ini sudah dilaksanakan dan dilakukan oleh Satgas Kecamatan dibantu TNI-Polri dan akan terus dilakukan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved