Breaking News:

Selama Pandemi Covid di Ciamis Penyakit Ini Tetap Mengancam Terjadi 2.361 Kasus, Puluhan Meninggal

Selama masa pandemi ini, tidak hanya virus corona yang mengancam kesehatan warga di Ciamis. Tetapi juga penyakit ini

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
ILUSTRASI RSUD Ciamis 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Selama masa pandemi ini, tidak hanya virus corona yang mengancam kesehatan warga di Ciamis. Tetapi juga penyakit demam berdarah (DBD) dan penyakit tuberculosis (TB).

Selama tahun 2020 ditemukan 1.495 kasus TB di Ciamis, sebanyak 32 orang penderitanya meninggal dunia.

Dan pada tahun 2021 ini sampai bulan Juli, tercatat sebanyak 866 orang warga Ciamis mengidap TB. Sementara jumlah yang meninggal, totalnya direkap di akhir tahun.

Total selama masa pandemi tahun 2020 dan 2021 ini ada 2.361 kasus TB ditemukan di Ciamis. Dan setidaknya sebanyak 32 orang meninggal.

Menurut Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, dr H Harun Al Rasyid yang didampingi petugas P2P, Anjar Prayoga kepada Tribun Selasa (31/8) siang, ribuan kasus TB yang terjadi di Ciamis tersebut menyebar di 37 wilayah layanan puskesmas di 27 kecamatan di Ciamis.

Untuk penanggulangan menyeluruh kasus TB di Ciamis, diawali dengan pelacakan kasus yang dilakukan sedini mungkin sehingga penderita diobati lebih cepat. Dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan lintas sektor penanganannya.

Ciamis sendiri berupaya menangani kasus TB tersebut dari pelacakan sampai sembuh melalui inivosi  sistem yang disebut Silacak Galuh TOSS TB.

Atau rincinya, Strategi Pelacakan dan Penanggulangan Menyeluruh untuk Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (Silacak Galuh TOSS TB) yang melibatkan semua pihak. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved