Breaking News:

PT KCIC Ambil Langkah Cepat Tangani Longsoran di Jatiluhur, Berikan Kompensasi untuk Warga Terdampak

PT KCIC udah membuat retaining wall di sepanjang rumah yang berada di area bore-pile untuk mencegah longsor sejak satu bulan lalu.

TRIBUNJABAR.ID/IRVAN MAULANA
Mesin diesel hammer saat memasang paku bumi proyek pembangunan kereta cepat di Tegalnangklak, Jatiluhur, Purwakarta, Minggu (29/8/2021) 

TRIBUNJABAR.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melalui konsorsium
kontraktor mengambil langkah cepat untuk menangani longsoran material di Kampung
Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

GM Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya, menyebutkan, kontraktor, dalam hal ini PT
Sinohydro, sudah membuat retaining wall di sepanjang rumah yang berada di area bore-pile
untuk mencegah longsor sejak satu bulan lalu.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dampak potensi longsor.

Baca juga: Kasus Longsoran Proyek KCIC di Purwakata, Pemerintah dan KCIC Akan Bertemu Besok

Pada 31 Agustus, kontraktor pun akan mulai membuat drainase sementara di samping
retaining wall untuk mencegah air hujan masuk ke rumah warga.

Mirza menyebutkan, kejadian longsor dan banjir lumpur ini berasal dari hujan. Ketika insiden
terjadi, rumah dalam kondisi kosong mengingat warga sudah direlokasi sebelum pekerjaan
dimulai.

“Warga juga sudah direlokasi sebelum pekerjaan dimulai. Bahkan kami kontrakkan rumah,”
ujarnya dalam keterangannya di Jakarta.

Di samping merelokasi warga, PT KCIC melalu kontraktor juga sebelumnya telah melakukan
kesepakatan dengan warga mengenai kompensasi. Kompensasi pun sudah dibayarkan pada
perwakilan warga.

Pada tanggal 22 Juni 2021, pihak kontraktor dan warga membuat surat persetujuan
kompensasi mengingat adanya potensi dampak pembangunan yang akan dirasakan oleh
warga di sekitar lokasi pembangunan.

Pada kesepakatan itu, diketahui jika warga sepakat untuk sementara pindah rumah dengan
membawa perlengkapan rumah tangga dan harta berharga.

Selain itu Sinohydro selaku kontraktor juga akan memberikan kompensasi dengan pemilik atau penghuni rumah sebesar Rp 2 juta per bulan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved