Breaking News:

Kasus Longsoran Proyek KCIC di Purwakata, Pemerintah dan KCIC Akan Bertemu Besok

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, mengatakan, sudah berkomunikasi dengan PT KCIC.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Irvan Maulana
Tiang beton proyek pembangunan kereta cepat oleh PT KCIC di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, mengatakan, sudah berkomunikasi dengan PT KCIC terkait kasus longsoran tanah yang menimpa warga Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Sebelumnya, pihak kontraktor mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta.

"Kita itu baru sebatas undangan, kalau dibahasnya nanti hari Kamis," ujar Iyus ketika dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Selasa (31/8/2021).

Menurut penuturan Iyus, dalam pembahasan nanti pihak Pemkab Purwakarta dan PT KCIC akan membahas solusi bagi kedua belah pihak.

"Kita mau membahas supaya win-win solution. Keinginan warga kita sampaikan untuk disepakati. Seperti yang tahap pertama, masalahnya dan jumlah kepala keluarganya sama," ucap Iyus.

Sebelumnya General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya, mengatakan, pihaknya sudah membahas permasalahan tersebut dengan pemerintah daerah setempat.

"Pihak kantor telah berkoordinasi dengan pemkab setempat, dan telah bersama-sama untuk mencari solusi permasalahan tersebut dengan warga," ujar Mirza ketika dikonfirmasi Tribun melalui pesan tertulis, Senin (30/8/2021).

Sebelumnya, Nurhayati (50) seorang warga Tegalnangklak mengatakan, dia kerap terganggu oleh aktivitas pekerja konstruksi di sana.

Nurhayati mengatakan, akibat kebisingan yang terjadi, cucunya sulit tidur pada malam hari karena aktivitas kontruksi tak terhenti selama 24 jam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved