Breaking News:

Cerita Bocah SMPN 2 Jatiwangi Majalengka Hepi Dapat Cuan dari Kapolsek Gara-gara Berani Lakukan Ini

Ada pemandangan unik saat Satgas Covid-19 Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka monitor pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 2 Jatiwangi

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Eki Yulianto
Kapolsek Jatiwangi, Kompol Kustadi memberikan uang tunai kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Ada pemandangan unik saat Satgas Covid-19 Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka memonitor pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 2 Jatiwangi, Selasa (1/9/2021).

Selain memberikan pengarahan kepada para guru dan siswa dalam penerapan protokol kesehatan, Satgas Covid-19 yang dipimpin Camat Jatiwangi, Rony Setiawan didampingi Kapolsek Jatiwangi dan Danramil Jatiwangi juga melakukan tanya jawab para siswa.

Tujuannya, agar pembelajaran menjadi lebih nyaman dan tidak terlalu takut terhadap para petugas.

Bahkan, bagi para siswa yang bisa menjawab pertanyaan terkait Covid-19, Kapolsek Jatiwangi, Kompol Kustadi langsung memberikan uang.

Salah satu siswa yang mendapatkan cuan tunai dari Kapolsek, yakni Muhammad Haruntai (13).

Runtai yang bisa menjelaskan apa yang dimaksud dengan 5M langsung menerima uang senilai Rp 50 ribu dari polisi. Ia pun sontak kaget sekaligus senang bisa mendapatkan hal tersebut.

Baca juga: Yosef Diminta Datang ke TKP Kasus Subang Dan K-9 Diturunkan di Rumah Amalia, Ini kata Kuasa Hukum

"Senang, tadi gak nyangka dapat uang. Awalnya cuma sebisa jawab saja," ujar Runtai kepada Tribun, Selasa (1/9/2021).

Siswa yang duduk di kelas VIII ini berniat akan memberitahu sang ibu paska mendapatkan hadiah uang cuma-cuma dari polisi tersebut.

Setidaknya, bisa bantu-bantu keperluan memasak untuk disiapkan di meja makan rumahnya.

"Buat mamah uangnya nanti kalau pulang dikasihin," ucapnya.

Sementara, Kapolsek Jatiwangi, Kompol Kustadi mengaku secara spontan memberikan uang tunai kepada para siswa. Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk apresiasi atas pertanyaan yang ia lontarkan.

"Tidak banyak anak yang mau ngacung lalu menjawab pertanyaan saya. Tapi siswa ini langsung sigap angkat tangan dan langsung menjawab. Sikap itu bagus saya apresiasi," jelas Kustadi.

Satgas Covid-19 Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sendiri terus memantau pelaksanaan PTM paska resmi dibolehkan digelar Senin (30/8/2021) kemarin.

Hal itu bertujuan, agar selama pelaksanaan PTM tersebut, tak ada klaster baru di lingkungan sekolah.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved