Breaking News:

Rektor Unisba minta mahasiswa baru menjadi insan ulil albab

Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba), Prof. Edi Setiadi mendorong para mahasiswa baru untuk menjadi individu yang memiliki potensi lengkap, denga

Penulis: Cipta Permana | Editor: bisnistribunjabar
Dok. Unisba
Rektor Unisba, Prof. Edi Setiadi menyematkan jas almamater secara simbolis kepada mahasiswa baru dalam kegiatan pelantikan 2.692 mahasiswa baru tahun angkatan 2021/2022 di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba), Prof. Edi Setiadi mendorong para mahasiswa baru untuk menjadi individu yang memiliki potensi lengkap, dengan mampu beradaptasi dan menguasai berbagai bidang, khususnya literasi dan teknologi informasi, guna menghadapi tantangan era disrupsi yang semakin dinamis.

"Anda semua adalah insan ulil albab, individu dengan potensi yang lengkap dan generasi khoiro ummah. Maka, janganlah sia-siakan potensi ini,” ujarnya dalam pidato pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021).

Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021).
Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021). (Dok. Unisba)

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 2.692 mahasiswa baru tersebut, Rektor menjelaskan, sebagai upaya mendukung potensi para mahasiswa, menurutnya, Unisba akan berusaha memberikan yang terbaik bagi seluruh mahasiswa guna meningkatkan kemampuannya, dan memiliki karakter 3M (mujahid, mujtahid dan mujaddid).

“Saya percaya betul karena anda (mahasiswa baru) merupakan generasi millenial yang akan cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ucapnya.

Menurutnya, selama menempuh studi di Unisba, mahasiswa baru akan mengikuti berbagai kegiatan menarik dan menyenangkan, sekaligus bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman tentang keberagaman, diantaranya kegiatan ta'aruf yang berbeda dengan konsep ospek, kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh UKM BOMPAI, Pendidikan agama Islam mulai dari semester awal hingga tujuh.

Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021).
Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021). (Dok. Unisba)

"Kemudian, kami pun memiliki program kegiatan penguatan nilai keagamaan melalui pesantren mahasiswa, pesantren calon sarjana dan pesantren calon dokter bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. Berbagai kegiatan tersebut wajib diikuti sebagai syarat lulus dari Unisba," ujar Rektor.

Ia pun menjelaskan, sebagai wujud dari program kampus merdeka yang memberi kemerdekaan mahasiswa dalam menambah pengetahuan dan wawasan di luar prodi yang diikutinya, menurutnya, Unisba telah memfasilitasi kebutuhan dan siap mendampingi hal tersebut, salah satunya dengan program pemagangan, dan pertukaran dosen dan mahasiswa, baik antar perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021).
Pelantikan mahasiswa baru Unisba tahun angkatan 2021/2022 yang digelar secara hybrid di Aula utama Unisba, Senin (30/8/2021). (Dok. Unisba)

"Dalam mendukung program kampus merdeka, kami telah memiliki beberapa program dan agenda, seperti pemagangan, dan pertukaran dosen dan mahasiswa, baik antar perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Hal ini agar para mahasiswa memiliki tambahan pengetahuan dan wawasan di luar prodi yang selama ini mereka jalani," katanya.

Sementara itu, Menurut Laporan Wakil Rektor I Unisba, Prof. A. Harits Nu’man, menambahkan dimasa pandemi ini, animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke Unisba cukup tinggi yang dapat dilihat dari 5 tahun terakhir, dengan rata – rata sekitar 9.023 pendaftar.

Dari jumlah 2.692 orang yang melakukan registrasi, 842 orang melalui jalur PMDK dan 1.850 orang melalui jalur akademik (Ujian Saringan Masuk). Sedangkan jumlah mahasiswa yang diterima di Pascasarjana Unisba yang melakukan registrasi sebanyak 386 orang, dari 508 pendaftar dengan rentang usia 20 - 62 tahun.

"Sebaran mahasiswa baru program sarjana terdiri dari 55 persen, perempuan dan 44 persen laki-laki dengan rentang usia 15-26 tahun dan usia termuda 15 tahun 10 bulan 15 hari yakni Arha Ramdhany Bugis (Fakultas Teknik). Sedangkan nilai seleksi tertinggi sebesar 90.00, diraih oleh Aliciana Anajwa Asyifa (Fakultas Kedokteran) yang berasal dari SMAN 1 Baleendah Kab. Bandung," katanya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved