Breaking News:

Nestapa di Balik Proyek Kereta Cepat, Tertimbun Lumpur Hingga Tembok Retak Akibat Getaran Paku Bumi

Dampak dari pembangunan mega proyek nasional kereta cepat di Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta membuat tembok rumah

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar / Irvan Maulana
Rumah warga di Purwakarta terkena dampak pembangunan kereta cepat 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dampak dari pembangunan mega proyek nasional kereta cepat di Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta tak hanya berdampak pada lingkungan, kini tembok-tembok rumah warga mulai retak.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pemukiman warga Tegalnangklak terletak sangat dekat dengan lokasi pembangunan kereta cepat, bahkan lokasi pemukiman berada dibawa tebing curam sehingga rawan longsor.

Nurhayati (50) warga Kampung Tegalnangklak mengungkapkan sederet dampak merugikan atas pembangunan mega proyek nasional tersebut. 

"Selain sering tertimbun longsoran lumpur, bangunan rumah kami juga terimbas akibat getaran aktivitas proyek," ujar Nurhayati, Minggu (29/8/2021).

Ia menyebut, getaran mesin diesel hammer yang memasang tiang pancang (paku bumi) dalam pengerjaan proyek tersebut kerap menimbulkan retakan pada tembok rumah.

Retakan pada tembok rumah-rumah warga Tegalnangklak akibat getaran diesel hammer saat memasang paku bumi proyek pembangunan kereta cepat, Minggu (29/8/2021).
Retakan pada tembok rumah-rumah warga Tegalnangklak akibat getaran diesel hammer saat memasang paku bumi proyek pembangunan kereta cepat, Minggu (29/8/2021). (TRIBUNJABAR.ID/IRVAN MAULANA)

"Itu liat aja tembok rumah anak saya, akibat sering itu kena getaran masang paku bumi jadi retak," kata Nurhayati sembari menunjuk bagian tembok rumah yang retak.

Diketahui, drop hammer, diesel hammer atau hydraulic hammer, umumnya menimbulkan masalah yang mengganggu lingkungan sekitar, selain polusi.

Untuk itu perlu diperhatikan pemilihan alat pancang yang sesuai dengan lingkungan di sekitar lokasi proyek.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved