Breaking News:

Kabar Gembira, Besok Pelajar di Purwakarta Akan Uji Coba Belajar Tatap Muka

Hari Senin besok akan ada uji coba PTM di Purwakarta. Ini komentar Bupati.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, saat men-scan barkode aplikasi PeduliLindungi di PT Valesto Indonesia, Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jumat (27/8/2021). (Instagram @anneratna82) 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Belasan ribu dosis vaksin diberikan untuk pelajar SMA di Purwakarta.

Hal itu dilakukan menyusul target pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, sekolah tatap muka sebelumnya ditargetkan pada Senin 30 Agustus, tapi berdasarkan pantauan pihak sekolah baru memiliki kesiapan sekitar 80 persen.

"Kami bersama KCD Disdik Jawa Barat sudah melakukan asesmen dan pemantauan, tapi hasil kesiapannya baru 80 persen. Senin besok akan ada uji coba proses PTM untuk percontohan," ujar Anne melalui siaran persnya, Sabtu (28/8/2021).

Diketahui berdasarkan data, pelajar berusia 12 tahun ke atas di Purwakarta sudah divaksin dosis pertama mencapai 5.000 orang, sisanya akan menyusul, ia menargetkan 13 ribu dosis vaksin untuk pelajar rampung sebelum proses PTM digelar.

"Untuk sekolah tatap muka keinginan dari pihak sekolah anak-anak dan orang tua, sebetulnya ditargetkan pada hari Senin besok 30 Agustus 2021, dan kamu sudah mengadakan pemantauan dan asesmen dari satgas bersama Disdik dan KCD Provinsi Jawa Barat di semua tingkatan," kata dia.

Anne berpesan kesiapan PTM bukan hanya dari siswa saja.

"Orang tua siswa juga harus siap, bagaimana nanti teknis penjemputan anak, dan para wali kelas harus memperhatikan kedisiplinan anak untuk tetap menjaga protokol kesehatan," ujarnya.

"Hari ini totalnya sudah 7 ribu, besok Senin kami target harus selesai 10 ribu, semoga semuanya berjalan sesuai target dan PTM bisa digelar tanpa kendala," ucapnya.

Sementara untuk tempat wisata, Pemkab Purwakarta tetap mengacu pada Inmendagri, saat ini Purwakarta masih diketegorikan Kabupaten yang menerapkan PPKM level 3 hingga 30 Agustus mendatang.

"PPKM level 3 sebetulnya tempat wisata itu tidak boleh, mungkin dasarnya berdasarkan status zonasi Satgas Nasional saat ini Purwakarta terkoreksi pada zona kuning, mungkin kalau sudah hijau bisa dibuka," ucapnya.

Mengenai kondisi terkini Covid-19 di Purwakarta kini kasus positif tidak mencapai 1 persen, "Index poinya kita sudah 2,46 artinya kasus aktif kita di bawah 1 persen. Hanya di Inmendagri kita masih di level 3, mudah-mudahan minggu depan dapat terkoreksi hingga tempat-tempat wisata memungkinkan untuk dibuka," ujarnya.

Baca juga: Deretan Lowongan Kerja Purwakarta Terbaru, Jadi Dokter Hewan hingga Graphic Designer Staff

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved