Breaking News:

Si Bengis Perampas Nyawa Kupu-kupu Malam Bandung itu Ditembak Polisi, Terancam 15 Tahun Penjara

Remaja berusia (22), Iqbal Akhmad nekat merampas nyawa teman kencannya, Ss,  (25) si kupu-kupu malam dengan sadis. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Pelaku kasus 338 wanita dengan tato di tangan saat dihadirkan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (27/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Remaja berusia (22), Iqbal Akhmad nekat merampas nyawa teman kencannya, Ss,  (25) si kupu-kupu malam dengan sadis. 

Pada 12 Agustus, dia memesan kencan online dengan Ss si kupu-kupu malam. Pergumulan dua lawan sejenis pun terjadi di rumah pelaku di kawasan Rancasari Kota Bandung namun ternyata si Iqbal tidak bisa klimaks.

"Jadi tersangka tidak bisa berhubungan intim (tidak bisa ereksi) kemudian korban meminta uang ganti Rp100 ribu untuk ongkos taksi," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung di Mapolrestabes Bandung, Jumat (27/8/2021).

Iqbal dan kupu-kupu malam itupun cekcok. Iqbal tak mau memberi RP 100 ribu karena kepuasannya belum terlampiaskan.

Ss si kupu-kupu malam kemudian menggigit tangan pelaku yang dibalas oleh pelaku dengan tusukan kepada korban menggunakan pisau sebanyak 65 tusukan di bagian dada.

Baca juga: 5 Wisata Hits Majalengka yang Bisa Kamu Jelajahi Akhir Pekan Ini, Tapi Jangan Lupa Prokes

Setelah korban dirampas nyawa, dihabisi pada pagi hari, kata Kombes Aswin Sipayung, pelaku membungkus korban menggunakan seprai dan selimut yang ada di rumah tempat kejadian.

Kemudian, pada pukul 18.30 WIB, pelaku membawa korban untuk dibuang ke sungai.

"Korban disimpan dulu beberapa jam sampai sore, setelah jam 18.30 WIB baru korban dibawa menggunakan gerobak pasir yang ada di depan rumah pelaku, dan pelaku mendorong memasukkan korban ke sungai," katanya.

Tragis, mayat Ss sendiri ditemukan pada 16 Agustus 2021 mengambang di Sungai Cidurian. Iqbal pun diamankan unit Resmob Polrestabes Bandung bersama jajaran Polsek Rancasari di Ciamis, Kamis 26 Agustus 2021.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kiri pelaku karena berusaha melarikan diri saat akan diamankan.

Dari kasus perampasan nyawa itu, polisi menjerat Iqbal dengan Pasal 338 KUH Pidana tentang barang siapa yang dengan sengaja merampas nyawa orang lain dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved