Jemput Bola, Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar di Majalengka Digelar di Sekolah

Ratusan siswa menjalani vaksinasi di SMKN 1 Palasah, Kabupaten Majalengka, hari ini, Sabtu (28/8/2021), sebagai bentuk percepatan vaksinasi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Suasana pelaksanaan vaksinasi massal di SMKN 1 Palasah Majalengka, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka menyebut capaian vaksinasi Covid-19 untuk pelajar baru sekitar 8 persen.

Oleh sebab itu, ratusan siswa menjalani vaksinasi di SMKN 1 Palasah, Kabupaten Majalengka, hari ini, Sabtu (28/8/2021), sebagai bentuk percepatan vaksinasi.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana yang meninjau langsung gelaran vaksinasi tersebut mengatakan, angka vaksinasi dosis pertama untuk kalangan pelajar masih rendah.

Di mana hingga saat ini belum mencapai 10 persennya.

Baca juga: Gerai Vaksin Presisi Polresta Cirebon Dibuka di Ponpes Gedongan, Diikuti Ratusan Santri

"Angka capaian vaksinasi pelajar baru sekitar 6 persen dosis pertama dan 2 persen dosis kedua dari target 124.701 orang," ujar Tarsono kepada Tribun di lokasi, Sabtu (28/8/2021).

Minimnya vaksinasi Covid-19 ini, kata Tarsono, karena jumlah vaksin yang terbatas.

Selain itu, diakuinya Sumber Daya Manusia (SDM) nakes juga sedikit.

"Tapi Alhamdulillah, vaksin beberapa belakangan ini terus berdatangan, dari berbagai sumber, baik dari provinsi, pusat maupun gotong royong," ucapnya.

Kepala SMKN 1 Palasah Majalengka, Nana Surjana mengaku bersyukur, kali ini gelaran vaksinasi menyasar ke para pelajar yang dipimpinnya.

Adapun, ia menyampaikan, vaksinasi menjadi salah satu syarat agar pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan.

"Ini langkah awal yang bagus, dalam rangka mempersiapkan sekolah tatap muka di kami," jelas Nana.

Baca juga: Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon Sabtu 28 Agustus 2021

Untuk saat ini, pihaknya mendapatkan jatah sebanyak 300 dosis untuk disuntikan kepada para siswanya.

Sementara, 2.200 siswa lainnya akan dijadwalkan kembali sesuai ketersediaan vaksin dari pemerintah.

"Harapannya semakin cepat anak-anak divaksin, semakin aman dan nyaman manakala kita menggelar pembelajaran tatap muka secara langsung," katanya.

Saat ini vaksinasi untuk anak kelompok di atas 12 tahun atau 12+ masih terus dilakukan.

Namun kelompok di bawah umur 12-17 tahun belum dilakukan, karena masih terus dilakukan penelitian keamanan vaksin.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved