Breaking News:

Warga Sudah Lama Tak Piknik, Pemprov Jabar Waspadai Perilaku Balas Dendam Kunjungi Tempat Wisata

Pemprov Jabar mengingatkan pengelola wisata agar memperhatikan protokol kesehatan.

TRIBUNCIREBON.COM/EKI YULIANTO
Petugas Objek Wisata Paralayang Gunung Panten Majalengka membersihkan sarana prasarana, Rabu (25/8/2021). Hal ini dilakukan demi menyambut pengunjung paska Pemkab Majalengka mengizinkan sektor pariwisata beroperasi kembali. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik pun pihaknya mengantisipasi fenomena revenge tourism, atau balas dendam warga untuk berwisata akibat kejenuhan selama PPKM.

Hal itulah yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengenai, potensi timbulnya revenge tourism atau balas dendam akibat aktivitas wisata yang terhalang karena pembatasan sosial.

Dedi meminta agar masyarakat tetap waspada karena pandemi Covid-19 belum usai. Ia berharap masyarakat tetap berhati-hati dan waspada, jangan sampai lengah dengan berbagai relaksasi yang sudah mulai diberikan pemerintah.

"Kekhawatiran dari Pak Sandiaga Uno itu kami pahami, karena memang Covid-19 itu menyebar dari kerumunan. Pak Gubernur juga terus mengimbau pentingnya protokol kesehatan. Kami terus lakukan koordinasi dengan pengelola dan disparbud tingkat kabupaten kota agar potensi lonjakan kasus bisa dicegah," ucap Dedi

Di samping itu, pihaknya terus menggenjot peningkatan kepemilikan sertifikat CHSE di destinasi wisata, hotel, dan restoran. Sertifikasi itu juga akan berintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Sektor kesehatan dan ekonomi sedang dalam pembenahan. Semua ini butuh proses dan kerja sama semua pihak. Upaya vaksinasi juga terus kami lakukan, termasuk untuk para pelaku pariwisata," kata Dedi.

Baca juga: 400 Lebih Objek Wisata di Garut Sudah Boleh Buka, Satgas Antisipasi Wisatawan dari Luar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved