Breaking News:

Warga Sudah Lama Tak Piknik, Pemprov Jabar Waspadai Perilaku Balas Dendam Kunjungi Tempat Wisata

Pemprov Jabar mengingatkan pengelola wisata agar memperhatikan protokol kesehatan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
TRIBUNCIREBON.COM/EKI YULIANTO
Petugas Objek Wisata Paralayang Gunung Panten Majalengka membersihkan sarana prasarana, Rabu (25/8/2021). Hal ini dilakukan demi menyambut pengunjung paska Pemkab Majalengka mengizinkan sektor pariwisata beroperasi kembali. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pengelola tempat wisata di yang boleh beroperasi berdasarkan Inmendagri untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara maksimal, terlebih kini sudah masuk akhir pekan.

Berdasarkan Inmendagri, ada empat daerah di Jawa Barat yang masuk kategori kedaruratan level 2.

Daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang dan Kabupaten Garut.

Artinya, destinasi wisata yang berada di wilayah itu sudah boleh beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. 

“Yang penting pengelola memabatasi diri, mengecek, kepala daerah mengawasi bertanggungjawab terhadap pembukaan wisata dengan perlahan. Intinya jangan euforia, dikit-dikit aja,” ucapnya melalui konferensi pers virtual, Jumat (27/8/2021).

Sedangkan wilayah yang masih berada di level 3 dan 4 bisa menahan diri untuk tidak membuka tempat wisata.

Namun, beberapa industri penunjang industri pariwisata seperti hotel dan restoran sudah diberikan relaksasi.

Apalagi, ia mengaku sudah mengajukan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Panjaitan, agar PPKM bisa berjalan secara mikro di level kecamatan.

“Di Bogor misalnya level tiga, tapi pasti ada yang level satu di tingkat kecamatan, sehingga ekonomi, sekolah bisa lebih leluasa. Aspirasi ini akan dibahas,” ucap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved