Breaking News:

Kondisi Objek Wisata di Cianjur Banyak yang Terbengkalai, Bupati Sebut Indikasi Covid Sudah Menurun

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Pratama Emmawan, mengatakan objek wisata di Cianjur baik milik pemerintah maupun

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Kendaraan roda dua dan empat dari Jakarta dan sekitarnya memadati kawasan Puncak perbatasan Cianjur-Bogor, Minggu, (22/8/2021) siang. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Pratama Emmawan, mengatakan bahwa objek wisata di Cianjur baik milik pemerintah maupun swasta yang tutup selama masa PPKM banyak yang terbengkalai tidak terawat.

Ia mengatakan, pada pekan ini banyak yang melakukan persiapan termasuk objek wisata Pandanwangi yang mulai dibersihkan dan dicek kelengkapan protokol kesehatannya.

"Tentu banyak pengelola objek wisata yang tidak sabar untuk segera bisa membuka tempat wisata mereka," ujar Pratama ditemui di kantor Disparpora Cianjur Jalan Aria Wiratanudatar, Jumat (27/8/2021).

Pratama minta pengelola objek wisata untuk bersabar menunggu pengumuman dari pemerintah mengenai pembukaan kembali tempat wisata.

"Tentu jika buka nanti juga harus sesuai dengan surat edaran yang ada dan menerapkan protokol kesehatan," kata Pratama.

Pratama mengimbau waktu persiapan dipergunakan sebaik mungkin untuk melengkapi infrastruktur yang menunjang kepada protokol kesehatan.

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan untuk persoalan objek wisata pihaknya akan mengikuti aturan dari pusat.

"Soal pembukaan tempat wisata saya manut ke pusat, tapi saya melihat indikasi penurunan Covid-19 di Cianjur sudah bagus namun karena kemarin ada kesalahan informasi data, jadi level 4," katanya.

Bupati berharap minggu depan Cianjur turun lagi ke level 3, sehingga pembelajaran tatap muka bisa digelar dan kegiatan wisata juga dibuka dengan perlahan dan sesuai dengan aturan yang nanti disosialisasikan ke pengelola wisata baik milik pemerintah, BUMN, atau swasta.

"Semoga minggu depan bisa dibuka kembali," kata Herman. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved