Breaking News:

KABAR BAIK untuk Siswa di Sumedang, Pemkab Bakal Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Kebijakan ini diambil menyusul Kabupaten Sumedang masuk kategori zona kuning resiko penularan Covid-19, dan kini telah menyandang status PPKM Level 3.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
tribunjabar.id
Ilustrasi belajar tatap muka. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kabar baik untuk siswa di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang sudah merasa jenuh dengan pembelajaran online. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana bakal membuka sekolah untuk ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Senin (30/8/2021), mendatang.

Kebijakan ini diambil menyusul Kabupaten Sumedang masuk kategori zona kuning resiko penularan Covid-19, dan kini telah menyandang status PPKM Level 3.

"Inya Allah, PTM Terbatas di Sumedang akan kita coba, dan kita kolaborasikan dengan sistem Belajar Dari Rumah (BDR). Masing-masing tingkatan masuk hanya satu minggu dalam satu bulan. Jadi sisanya BDR," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin kepada Tribun Jabar.id melalui pesan singkat, Kamis (26/8/2021).

Agus menyebutkan, setiap bulannya semua tingkatan kelas akan mengikuti pembelajaran tatap muka secara bergiliran.

Menurutnya, ia telah menyiapkan berbagai strategi menjelang di gelarnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Skenarionya, siswa Kelas 1 dan 2 SD atau MI masuk sekolah di minggu pertama. Kelas 3 dan 4 di minggu kedua. Kelas 5 dan 6 di minggu ketiga, dan di minggu keempat semua Belajar dari Rumah (BDR)," katanya.

Meski begitu, tambah Agus, untuk SLB, PAUD, Dikmas dan Pendidikan Kesetaraan pelasanaan PTM terbatas menyesuaikan dengan jumlah murid yang ada.

"Jika muridnya lebih dari 60 orang, maka setiap minggunya hanya 25 persen yang masuk sekolah, dan jika 30 persen hingga 60 persen, maka di minggu Ke-1 dan minggu Ke-3 hanya sebanyak 33 persen dan di minggu keempat semua BDR. Sedangkan yang muridnya kurang dari 30 orang maka 50 persen per minggunya diselingi dengan BDR di minggu berikutnya," tuturnya.

Baca juga: Ingin Segera Bisa Belajar Tatap Muka, Siswa Sekolah Ini Antusias Ikut Vaksinasi Massal

Agus menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dan berkonsultasi dengan jajaran Kantor Kementerian Agama Sumedang dan Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait rencana pelaksanaan PTM terbatas di Sumedang.

Menurut Agus, pada dasarnya Disdik Jabar dan Kantor Kemenag Sumedang menyatakan akan mengikuti apa yang menjadi keputusan Pemkab Sumedang dalam PTM Terbatas.

"Pada pelaksanaannya nanti, kami telah menyiapkan tim pemantau yang beranggotakan unsur Pengawas, K3S MKKS, PGRI, Kantor Cabang Dinas Wilayah III, Kantor Kemenag, Puskesmas, Satgas Kecamatan dan Desa," kata dia. (*)

Baca juga: Sudah Semua SD dan SMP Kota Tasikmalaya Gelar Belajar Tatap Muka, Kadisdik: Prokes Berjalan Baik

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved