Breaking News:

Angka Meninggal Dunia Ibu Hamil Tinggi, RSUD Al-Ihsan Akan Rutinkan Vaksinasi Covid-19

Angka kematian ibu hamil akibat Covid-19 cukup tinggi sehingga vaksinasi kepada ibu hamil pun menjadi langkah preventif.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil di RSUD AL-Ihsan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Angka kematian ibu hamil akibat Covid-19 cukup tinggi sehingga vaksinasi kepada ibu hamil pun menjadi langkah preventif yang bisa dilakukan.

"Angka nasional mencapai tiga persen, tentu kami sense of crisis yang bermain. Di satu sisi program RS Al-Ihsan adalah meternal perinatal, itu adalah program untuk menurunkan angka kematian ibu," ujar Direktur RSUD Al-Ihsan, Dewi Basmala Gatot, di sela vaksinasi ibu hamil dan menyusui di RSUD Al-Ihsan, Kamis (26/8/2021).

Menurut Dewi, program vaksinasi ini adalah salah satu upaya preventif agar angka harapan hidup yang diinginkan sesuai target Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

"Sehingga reason kami adalah sense of crisis. Kami sebagai institusi kesehatan tentu harus peka melihat dan peka akan angka tersebut. Tentu juga sesuai dengan program kami tadi material perinatal," kata Dewi.

Ketua panitia vaksinasi ibu hamil dan menyusui, Oki, mengungkapkan tak ada syarat khusus untuk pendaftaran vaksin bagi ibu hamil dan menyusui.

"Syarat vaksin tidak berbeda dengan peserta vaksin lainnya," kata Oki.

Oki mengatakan, target vaksinasi ibu hamil dan menyusui kali ini 300 peserta namun pesertanya membeludak.

"Jadi yang hadir on the spot kami jadwalkan vaksinasi perdananya setiap Kamis. Insyaallah akan dirutinkan untuk ibu hamil dalam menyusui dalam dua minggu sekali," tuturnya.

Oki berharap, dengan adanya kegiatan ini tersebut, ibu hamil tidak lagi takut divaksin. 

"Sudah direkomendasikan juga oleh WHO, Kementerian Kesehatan untuk di Indonesia dilakukan (vaksinasi) bagi yang usia kehamilannya 13 minggu sampai 33 minggu untuk vaksin pertama," ujarnya.

Mengenai vaksin keduanya dikonsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan. 

Menurut Asisten Daerah 1 Pemerintahan Jawa Barat, Dewi Sartika, di tingkat Jawa Barat, vaksin yang tersedia untuk ibu hamil dan menyusui adalah Sinovac dan Moderna. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved