Breaking News:

Ada Kericuhan di Keraton Kasepuhan Cirebon, Ini kata Kapolres Cirebon Kota Soal Langkah Hukumnya

Polres Cirebon Kota belum menerima laporan adanya korban dalam kericuhan di Keraton Kasepuhan Cirebon pada Rabu (25/8/2021).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Sultan Aloeda II, Raharjo Djali (kedua kiri), saat melantik perangkatnya di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polres Cirebon Kota belum menerima laporan adanya korban dalam kericuhan di Keraton Kasepuhan Cirebon pada Rabu (25/8/2021).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, memastikan hingga kini belum menerima laporan semacam itu dari kedua belah pihak. 

Baik dari kubu Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, maupun Sultan Aloeda II, Raharjo Djali, yang mengklaim paling berhak menduduki takhta Keraton Kasepuhan Cirebon.

"Dari kedua belah pihak tidak ada yang menyampaikan (adanya korban)," ujar AKBP Imron Ermawan saat ditemui di Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Kamis (26/8/2021).

Ia mengaku telah menemui pihak Luqman dan Raharjo untuk saling menahan diri serta menjaga kondusivitas dan kericuhan tidak terulang kembali. 

Karenanya, pihaknya menyiagakan personel untuk menjaga kamtibmas di Keraton Kasepuhan Cirebon dan mengantisipasi kericuhan susulan.

Baca juga: Raharjo Djali Siap Perang Data Buktikan Diri Berhak Duduki Jabatan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon

"Sejauh ini belum ada pengaduan dan laporan. Kami hadir untuk menjaga kondusivitas," kata AKBP Imron Ermawan.

Diberitakan sebelumnya, kericuhan di Keraton Kasepuhan terjadi saat Sultan Aloeda II, Raharjo Djali, melantik perangkat kesultanannya.

Namun, pihak Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, berupaya membubarkan pelantikan tersebut karena dianggap tidak berizin.

Bahkan, massa pendukung Raharjo dan Luqman sempat ricuh hingga saling lempar batu pada Rabu siang. Aksi tersebut mereda setelah petugas gabungan TNI - Polri meredam emosi kedua belah pihak.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved