Kamis, 9 April 2026

Peringkat FIFA Indonesia Kini Setara Kamboja, Bahkan Kalah dari Nepal

Di Asia Tenggara, Indonesia hanya menang peringkat dari Kamboja (179), Laos (186), Brunei (190) dan Timor Leste (195).

Editor: Ravianto
pssi.org
Skuat Timnas Indonesia saat melawan Vietnam pada kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6/2021). Peringkat timnas Indonesia kini 174, setara dengan Kamboja. (PSSI.org) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bulan ini peringkat FIFA Indonesia anjlok ke urutan 174 per 12 Agustus 2021.

Peringkat Indonesia ini sangat jauh tertinggal, bahkan dari negara sekelas Myanmar yang di urutan 145.

Indonesia kini setara dengan Kamboja (179) dan Laos yang ada di urutan 186.

Lebih miris lagi, peringkat FIFA Indonesia ini ternyata di bawah Nepal, negara di Asia Selatan yang di urutan 168, 6 tingkat lebih baik dari Indonesia.

Di Asia Tenggara, Indonesia hanya menang peringkat dari Kamboja (179), Laos (186), Brunei (190) dan Timor Leste (195).

Anjloknya peringkat timnas Indonesia ini menjadi sorotan.

.Penurunan peringkat Timnas Indonesia didapatkan karena dalam beberapa laga internasional terakhir skuat Garuda selalu mengalami kekalahan.

Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani menceritakan ditunjuknya Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada akhir tahun 2019 lalu membuat pihaknya optimistis pelatih asal Korea Selatan itu bisa memperbaiki peringkat Indonesia.

Akan tetapi, keadaan berubah saat hadirnya pandemi Covid-19 di Indonesia yang membuat kompetisi terhenti hingga program Shin Tae-yong juga tak berjalan dengan baik.

Bahkan, Ketum PSSI sempat berkeluh kesah soal kondisi ini.

“Mimpi PSSI dari pertama saya terpilih menjadi Exco dan Ketua Umum itu juga sangat konsen terhadap Timnas waktu pertama kita pilih Shin Tae-yong,” kata Hasani seusai mengikuti acara diskusi sepakbola di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

“Kita harapkan dia bisa bawa Timnas naik peringkat, tapi kondisi yang terjadi pandemi sampai Ketum ngeluh ke saya, kalau tahu gini, kita tidak usah pilih jadi pengurus PSSI, karena ketiban sialnya kita hari ini, dimarahi. Kan masyarakat sepakbola tidak peduli kalau covid sedang berlangsung, mereka hanya tuntut bagaimana Timnas, kok begini,” lanjutnya.

Meski kini turun peringkat, Hasani tetap meyakini Shin Tae-yong akan membawa Timnas Indonesia naik peringkat.

Rasa keyakinan itu tumbuh lantaran dirinya melihat bagaimana cara Shin Tae-yong menerapkan program latihan kepada para pemain Timnas U-19 sebelumnya.

“Saya yakin dengan cara dari Shin Tae-yong. Saya lihat bagaimana dia melatih pemain muda, itu ada peningkatan. Jadi saya pikir prosesnya dua hingga tiga tahun kedepan lah dia bisa memperbaiki peringkat Indonesia,” kata Hasani.

“Tapi tidak besok ya (berubah peringkat-red) karena sekarang kompetisi masih jemplang. Kita selesaikan dulu kompetisi ini,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved