Breaking News:

KABAR GEMBIRA Pemkab Majalengka Umumkan Tempat Wisata Boleh Buka, Syarat Wajibnya Harus Dijalankan

Pemkab Majalengka memutuskan untuk kembali membuka sektor wisata dan hiburan per 24-30 Agustus 2021.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Instagram @pos_jabar
Terasering Panyaweuyan 

Laporan Wartawan Tribun Jabarcirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID,MAJALENGKA- Pemkab Majalengka memutuskan untuk kembali membuka tempat wisata dan hiburan per 24-30 Agustus 2021.

Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) 443.1/1287/BPBD yang ditandatangani Bupati Majalengka, Karna Sobahi. Keputusan itu dibuat setelah Kabupaten Majalengka ditetapkan jadi PPKM Level 2

Sebelumnya, pelonggaran aktivitas di sektor pariwisata dan hiburan juga tertuang dalam Surat Edaran (SE) Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 35 tahun 2021 tentang PPKM level 4,3,2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. 

Aturan itu menyebut dalam poin keenam huruf j bahwa fasilitas umum baik area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya diizinkan buka dengan kapasitas 25 persen.

Begitu juga dengan kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan, komunitas, hobi hingga hiburan malam atau yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan juga telah diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan penerapan prokes yang ketat.

Kepala Disparbud Kabupaten Majalengka, Diding Solehudin melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Adhy Setya Putra mengatakan, pelonggaran di sektor wisata, tempat hiburan dan seni atau budaya bukan berarti dibuka secara bebas.

Baca juga: Anak dan Ibu di Subang Mati Tak Wajar, Istri Muda Dites DNA, Didampingi Pengacara, Ini Alasannya

Namun, kata dia, di samping kegiatan tersebut harus tetap menerapkan prokes secara lebih ketat. Juga harus mematuhi aturan sesuai tertuang dalam surat edaran yang dikelurkan oleh pemerintah tersebut.

"Kami mengimbau kepada pihak pengelola harus mematuhi pembatasan dan protokol kesehatan Covid-19," ujar Adhy Setya Putra saat dikonfirmasi, Rabu (25/8/2021).

Menurutnya, relaksasi itu jadi angin segar bagi para pelaku sektor hiburan dan wisata. Mengingat dua sektor itu sudah tutup selama PPKM.

"Tempat hiburan dan wisata sudah mulai diberi kelonggaran. Sebelumnya, sektor usaha ini sama sekali belum beroperasi. Oleh karena itu, kita harus tetap membudayakan prokes sebagai kebutuhan kita sehari hari, agar angka kasus terkonfirmasi di Majalengka tidak kembali melonjak," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved