Breaking News:

Jadwal Pulang Sekolah di Tasik Akan Diatur Agar Tak Berkerumun, Jeda-nya Sedang Diuji Coba

Dari hasil evaluasi jajaran Disdik Kota bersama unsur terkait, membenarkan adanya kerumunan saat bubaran sekolah terutama SD.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Jadwal bubaran sekolah di Tasik akan diatur agar tidak ada kerumunan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Lontaran Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, soal potensi kerumunan saat bubaran sekolah pada pembelajaran tatap muka (PTM) ditindaklanjuti Dinas Pendidikan (Disdik) Kota.

Dari hasil evaluasi jajaran Disdik Kota bersama unsur terkait, membenarkan adanya kerumunan saat bubaran sekolah terutama SD.

Kerumunan terjadi saat murid jajan di depan sekolah serta saat menunggu jemputan.

Kerumunan tak terhindarkan.

"Hasil evaluasi menghasilkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kerumunan saat pulang sekolah," kata Kepala Disdik Kota, Budiaman Sanusi, Rabu (25/8) petang.

Salah satunya yaitu mengatur agar bubaran sekolah setiap kelasnya tidak berbarengan.

"Saat bubaran diatur setiap kelas tidak bersamaan. Misal diberi jeda waktu. Nah jeda waktu ini akan diuji coba," kata Budiaman.

Pengaturan ini memerlukan peran aktif sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru serta petugas Satpam atau penjaga sekolah.

"Pokoknya diatur sedemikiam rupa agar kerumunan tidak terjadi saat sekolah bubar," ujar Budiaman.

Sebelumnya Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, mengungkapkan adanya potensi kerumunan dalam pelaksanaan PTM.

"Saya lihat ada potensi kerumunan saat pelaksanaan PTM, yakni ketika bubaran sekolah. Ini harus dievaluasi dan diantisipasi," kata Yusuf. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved