Persib Bandung

Banyak yang Ragu Liga 1 Bisa Dimulai, Pelatih Persib Bandung Optimistis: Kami Sangat Siap!

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengaku belum mengetahui apakah akan ada perubahan aturan terkait penurunan level PPKM di Bandung.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/ Ferdyan Adhi Nugraha
Robert Alberts saat memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (26/5/2021). Robert belum bisa memutuskan waktu kapan akan bisa dimulai latihan bersama. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus 2021.

Pada perpanjangan PPKM kali ini, ada sejumlah daerah yang turun level dari 4 ke 3 dan 3 ke 2.

Daerah yang mengalami penurunan level pada perpajangan PPKM kali ini antara lain Bandung Raya.

Bandung Raya, yang sebelumnya berada di level 4, kini diturunkan ke level 3.

Baca juga: Persib Bandung Luncurkan Jersey Sebelum Lawan Barito Putera, Kapan?

Keputusan ini membawa angin segar bagi Persib Bandung, yang selama PPKM Level 4 tidak bisa melakukan latihan bersama.

Selama ini, selain latihan mandiri, Ardi Idrus dan kawan-kawan berlatih dengan kelompok-kelompok kecil yang terdiri atas 4-5 orang saja.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengaku belum mengetahui apakah akan ada perubahan aturan terkait penurunan level PPKM di Bandung.

Karena itu, dia belum bisa memutuskan waktu kapan akan bisa dimulai latihan bersama.

"Kita lihat apa yang terjadi di PPKM level 3 ini," ujar Robert dalam wawancara virtual, Selasa (24/8/2021).

"Mungkin kami diperbolehkan untuk berlatih di grup yang lebih besar."

"Sejauh ini pemain hanya berlatih di grup kecil, sekitar 4-5 pemain dalam satu kesempatan."

Robert menambahkan, regulasi baru biasanya akan keluar satu hari setelah PPKM diumumkan oleh pemerintah.

Dia berharap, pada PPKM kali ini, Persib diizinkan untuk bisa berlatih bersama lagi.

Baca juga: Persib Bandung Sudah Persiapan Jelang Liga 1 2021, Soal Pemain Terpapar Covid-19, Ini Kata Robert

"Diharapkan di level yang baru ini, saya membaca Bandung masuk ke level 3 dan mungkin kami punya kesempatan (berlatih bersama dalam grup besar)."

"Memang PPKM diperpanjang sekitar sepekan, tapi levelnya menurun menjadi level 3."

"Jadi mungkin itu memberi kami lebih banyak opsi," ucapnya.

Meski hingga saat ini belum menemukan kepastian terkait latihan bersama, pelatih asal Belanda itu senang karena akhirnya pihak kepolisian memberikan izin untuk menggelar Liga 1.

Izin ini diberikan pihak kepolisian dengan sejumlah persyaratan, seperti menerapkan protokol kesehatan secara ketat, swab tes secara rutin, dan vaksinasi.

Namun, banyak pihak menilai izin yang diberikan pihak kepolisian bukan jaminan bahwa Liga 1 akan bisa kembali bergulir.

Berkaca pada kasus-kasus sebelumnya, Liga 1 dapat ditunda atau bahkan dibatalkan satu hari sebelum kick off.

Hanya, Robert memiliki pandangan lain terkait hal tersebut.

Mantan arsitek tim PSM Makassar dan Arema Indonesia sangat optimistis bahwa strata tertinggi sepak bola Indonesia itu dapat bergulir pada 27 Agustus mendatang.

"Percaya diri liga akan dimulai. Saya selalu merasakan itu."

"Tidak ada alasan kami tidak bisa bermain ketika negara-negara lain bisa bermain," ucapnya.

Sejak awal, Robert selalu percaya bahwa kompetisi di Indonesia pasti akan bergulir.

Sebab, negara-negara lain pun bisa menjalankannya meskipun sedang terjadi pandemi Covid-19.

"Itu hanya perkara waktu kapan (digelar)."

"Ketika seluruh negara di dunia sudah bermain sepakbola, tentu kami juga harus bersiap untuk bermain lagi."

"Jadi tidak mengejutkan, saya hanya menunggu, seperti yang lainnya, kapan bisa bermain."

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, Indonesia tidak seperti negara lain dan kami harus menerima itu," ucapnya.

Di samping itu, Robert mengungkapkan bahwa Persib sudah sangat siap berkompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Semua persyaratan yang diajukan pun sudah dilaksanakan oleh Persib.

"Kami semua sudah divaksinasi. Memang beberapa pemain masih harus divaksin dosis kedua untuk melengkapinya. Tapi semua sudah divaksin," ujarnya.

Selain vaksinasi, kata Robert, Persib sangat siap untuk melakukan swab tes PCR secara rutin sebagai syarat bertanding.

Jadi, kata dia, tak ada alasan lagi kompetisi tidak bisa bergulir.

"Karena kami ingin bermain sepak bola dan untuk menjaga semuanya tetap sehat dilakukan te PCR."

"Jadi semuanya tahu apakah kondisi kesehatannya dalam kendali atau tidak."

"Kami harus menjaga kesehatan dan melakukan itu dengan senang hati karena penting," katanya.

Berita Persib Bandung

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved