Breaking News:

Selain Dodol, Sandiaga Sebut Kopi yang Pernah Juara Dunia Ini Bakal Diingat Saat Datang ke Garut

Kunjungi Garut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mengatakan bahwa Garut memiliki ikon oleh-oleh baru yang akan banyak diingat

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat menemui Bupati Garut Rudy Gunawan di Pameungkang Pendopo Garut, Minggu (22/8/2021). 

Laporan Kontributor Garut Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kunjungi Garut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mengatakan bahwa Garut memiliki ikon oleh-oleh baru yang akan banyak diingat selain dodol dan  jaket kulit.

Ia mengatakan oleh-oleh yang akan diingat itu adalah Kopi, goyobod dan burayot.

"Dulu kalo (dengar) dodol itu ingatnya Garut, domba ingatnya Garut dan jaket kulit ingatnya Garut, sekarang bisa ditambah kopi, burayot dan goyobod," ujarnya saat diwawancarai awak media di Pendopo Garut, Minggu (22/8/2021) petang.

Ia menjelaskan dalam kunjungannya ke Garut ia disuguhkan kopi Garut yang salah satunya pernah menjadi juara dunia.

"Ini yang juara dunia kemarin rasanya seperti wine ada kecut-kecut dan wanginya luar biasa saya merasa ini adalah unggulan," ucapnya.

Menurutnya saat ini para pelaku  pariwisata dan ekonomi kreatif sedang ia dorong untuk bisa bangkit dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Termasuk Garut yang merupakan barometer pemulihan ekonomi nasional, sehingga menurutnya semua mata akan tertuju pada Garut untuk kebangkitan ekonomi.

Baca juga: Gandeng Petani Garut, Hayoo Ngopi Ingin Pasarkan Kopi Garut ke Seluruh Daerah

"Karena Garut ini posisinya sangat strategis, ini adalah dalam rangka pemulihan perekonomian nasional secara menyeluruh, semua mata akan tertuju kepasa Garut untuk kebangkitan ekonomi nasional," ungkapnya.

Sandi juga mengatakan target vaksinasi untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif mencapai 34 ribu hingga 40 ribu yang divaksin.

"Ini harus kita kejar karena total dari parekraf ini 34 juta dan kita targetkan tahun ini bisa divaksin antara 70 hingga 80 persen," ungkapnya.

Ia mengungkapkan saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19 agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa memahami pentingnya vaksin.

Baca juga: Sandiaga Yakin Pariwisata Akan Pulih dan Ekonomi Kreatif Bakal Bangkit Jika Bisa Tangani Covid-19

"Saya ini alumni Covid-19, jadi saya ngerasa banget bagaimana berjuang menghadapi Covid dan sekarang ternyata terbukti vaksin itu adalah benteng yang sangat efektif untuk menahan laju penularan Covid-19," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved