Breaking News:

Peningkatan Pemahaman Terkait Vaksinasi COVID-19 Pada Siswa SMA/SMK

Pandemi COVID-19 merupakan hal yang menyebabkan masalah di Indonesia, upaya pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah yakni dengan melakukan vaksinas

Editor: bisnistribunjabar
Dok. UBK
Pemahaman Terkait Vaksinasi pada siswa SMA/SMK Melalui Webinar oleh Kelompok 41 Tematik 2021 Universitas Bhakti Kencana 

TRIBUNJABAR.ID, Pandemi COVID-19 merupakan hal yang menyebabkan masalah di Indonesia, upaya pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah yakni dengan melakukan vaksinasi. Universitas Bhakti Kencana menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Bersama Lewati Gelombang Kedua: Satukan Langkah Satukan Hati Mengarungi Pandemi” dengan tagline “COVID-19 No! Sehat Yes!”, 19 orang mahasiswa tergabung dalam kelompok 41 yang terdiri dari 4 fakultas yaitu Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ilmu Sosial. Kegiatan ini dipimpin oleh Cuncun Amiludin dan anggotanya yaitu Anisa Siti Nurhasanah, Asyfa Nur Baity, Endah Tresnayani, Farihah Khorunnisa, Juhariyah, Lestari, Nisa Azura, Riska Ayu Mustikawati, Risma Purnama, Senny Apriliani, Sheila Syaadatul Inayah, Sri Wahyuni, Silmi Tsilatul Khoiroh, Siti Fauziah, Siti Maliya Aliya Bilbi, Siti Rhona Mariam, Tanti Rosdiana dan Vani Silviana. Serta dosen yang membimbing kami yaitu Ibu Cici Valiani,S.ST., M.Kes , Lia Nurlianawati, S.Kep., Ners.,M.Kep , Myrna Anissaniwaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Bapak Soni Muhsinin, M.Si.

Dalam pelaksanaan vaksinasi, masih muncul pemahaman atau persepsi yang belum tepat sehingga menimbulkan keraguan. Data yang diperoleh dari 2 Mitra yang bekerjasama yaitu SMK YPIB TANJUNG SARI dan SMAN 1 Cicalengka ada siswa/siswi yang belum melakukan vaksinasi karena mereka menangkap berita atau informasi yang beredar di media sosial dengan tidak akurat (hoax). Melalui Facebook, Tiktok, Instagram, dan media lainnya dengan begitu berita mudah diakses dan mendapatkan informasi yang tidak akurat, contohnya seperti efek samping setelah vaksin dll. Maka di lingkungan siswa/i SMK YPIB TANJUNG SARI dan SMAN 1 Cicalengka membuat persepsi yang berbeda terkait vaksinasi dan belum memutuskan untuk tidak ikut berpartisipasi pada kegiatan vaksinasi covid-19.

Sebagian besar mengutarakan kemungkinan efek samping vaksin ini menjadi faktor kekhawatiran utama, kurangnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah mengenai keamanan dan efisiensi dari vaksinasi COVID-19. Mengingat bahwa vaksin ini tergolong sangat baru dan banyak informasi tidak jelas yang bermunculan, sehingga hal tersebut bisa menjadi salah satu alasan masyarakat menjadi ragu jika vaksin mampu menangkal virus, apalagi memang banyak masyarakat awam tidak tahu dunia kesehatan. Kami dari kelompok 41 mengadakan suatu kegiatan webinar secara virtual yang di laksanakan pada tanggal 15 Agustus 2021. Dalam kegiatan webinar ini kami bekerja sama dengan 2 Mitra yakni SMK YPIB Tanjung Sari dan SMAN 1 Cicalengka dengan judul Pemahaman Terkait Vaksinasi pada siswa SMA/SMK.

Sambutan dari Mitra SMAN 1 Cicalengka Bapak Lili Supendi
Sambutan dari Mitra SMAN 1 Cicalengka Bapak Lili Supendi (Dok. UBk)

Bapak Lili Supendi sebagai perwakilan dari SMAN 1 Cicalengka juga sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan webiar ini karena dapat meningkatkan pemahaman terkait vaksinasi kepada siswa/i SMA apalagi di masa pandemic saat ini.

Penyampaian materi 1 mengenai “Pengenalan vaksin Kepada Siswa SMA dan SMK” oleh Ibu Lia Nurlianawati, S.Kep., Ners.,M.Kep
Penyampaian materi 1 mengenai “Pengenalan vaksin Kepada Siswa SMA dan SMK” oleh Ibu Lia Nurlianawati, S.Kep., Ners.,M.Kep (Dok. UBK)
Penyampaian materi 2 mengenai “Hadapi Ketakutan Untuk Vaksin Covid-19 Dengan Mengembangkan Growth Mindset” oleh Ibu Myrna Anissaniwaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Penyampaian materi 2 mengenai “Hadapi Ketakutan Untuk Vaksin Covid-19 Dengan Mengembangkan Growth Mindset” oleh Ibu Myrna Anissaniwaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Dok. UBK)

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa/siswi SMA/SMK terkait pentingnya vaksinasi. Vaksin tidak hanya melindungi individu namun juga memberikan perlindungan bagi orang orang yang tidak dapat diimunisasi, contohnya pada orang dengan penyakit tertentu. Vaksinasi ini sudah dijamin keamanannya dan umumnya tidak menimbulkan reaksi simpang (efek samping) yang berat. Pada webinar ini terdapat 111 peserta yang hadir, dengan antusiasme yang sangat tinggi terlihat dari peserta yang aktif bertanya dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar. Kami berharap setelah pelaksanaan webinar ini, terjadi peningkatan pemahaman terkait vaksinasi COVI-19 serta menurunkan tingkat kecemasan dan ketakutan untuk melakukan vaksin.

Universitas Bhakti Kencana
Universitas Bhakti Kencana (Dok.UBK)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved