Breaking News:

Transformasi Digital Jadi Keharusan di Saat Pandemi, Pakar; Adaptasi Atau Tertinggal

Di tengah pandemi yang terus menghantam berbagai sektor maka tuntutan transformasi digital menjadi keharusan

Editor: Siti Fatimah
dok Wakool
Pakar Tata Kelola Teknologi Informasi yang juga CEO Wakool Academy, Umar Alhabsyi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bisnis zaman ini dan masa depan bertumpu pada tiga faktor utama kecepatan dan kelincahan, inovasi, serta pengalaman pelanggan (customer experiences) yang prima. Segala sesuatu dapat berubah laju yang sangat cepat. Revolusi Industri 4.0 (RI 4.0) sudah membuat perubahan yang berjalan sangat cepat dan radikal.

Pakar Tata Kelola Teknologi Informasi yang juga CEO Wakool Academy, Umar Alhabsyi mengatakan, banyak pihak terkesima dengan tumbuhnya binis-bisnis baru berbasis teknologi yang merusak tatanan industri yang telah berpuluh tahun dibangun dengan darah, keringat dan milyaran dolar.

Mereka kaget dengan munculnya bisnis seperti ojek online yang hampir tak punya aset tapi bisa punya nilai perusahaan melampaui sejumlah perusahaan yang punya aset jutaan atau milyaran dolar.

Baca juga: DJP Manfaatkan Kemajuan Teknologi Digital Untuk Optimalisasi Layanan Dan Pengawasan Perpajakan

"Sebelumnya kita melihat misalnya ada perusahaan plat merah seperti yang dibuat termehek-mehek akibat teknologi yang memunculkan pesaing-pesaing dengan skala perusahaan jauh lebih kecil tapi bisa punya layanan yang lebih maknyus pada pelanggan-pelanggan tradisionalnya," kata Umar dalam keterangan resminya yang dikutip Tribun.

Menurutnya, selain itu, banyak yang heran dengan suramnya bisnis travel agent tradisional karena dilindas oleh perusahaan kemarin sore yang tiba-tiba meraksasa dengan senjata teknologi dan layanan yang prima, serta  masih banyak lagi fenomena bisnis yang sama sekali tak terbayangkan sebelumnya.

Arus transformasi digital memang sudah bergerak sangat cepat sejak beberapa tahun terakhir ini.

Namun COVID-19 yang diakui secara resmi kehadirannya di 2 Maret 2020 ini menuntut perubahan yang tidak hanya harus cepat, tapi harus sekarang. 

Ia mengatakan, pandemi ini memaksa perubahan perilaku orang secara drastis dan serentak, bahkan beberapa produk dan layanan yang sebenarnya bukan barang baru tiba-tiba mengalami ledakan pengguna.

Belum lagi banyak bisnis yang tiba-tiba meroket, seperti kita lihat fenomena Zoom, online marketplace serta penyedia layanan Internet dan cloud.

Sementara tak sedikit juga bisnis limbung dan sempoyongan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved