Breaking News:

Terapi Farmakologi Covid-19 Pada Pasien Isolasi Mandiri Orang Tanpa Gejala (OTG) & Gejala Ringan

Acara ini merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tema “Bersama Lewati Gelombang Kedua, Satukan L

Editor: bisnistribunjabar
Dok. UBK
Universitas Bhakti Kencana melakukan kegiatan berupa webinar pengabdian masyarakat dengan judul “Terapi Farmakologi Covid-19 Pada Pasien Isolasi Mandiri, Orang Tanpa Gejala (OTG) & Gejala Ringan” #COVID-19 NO, SEHAT YES. 

TRIBUNJABAR.ID - Acara ini merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk pengabdian kepada masyarakat yang memiliki tema “Bersama Lewati Gelombang Kedua, Satukan Langkah Satukan Hati Mengarungi Pandemi’’ Lindungi Diri, Lindungi Sesama, Hidup Sehat dan Berantas Corona.

Semakin banyaknya masyarakat terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Maka dari itu Universitas Bhakti Kencana melakukan kegiatan berupa webinar pengabdian masyarakat dengan judul “Terapi Farmakologi Covid-19 Pada Pasien Isolasi Mandiri, Orang Tanpa Gejala (OTG) & Gejala Ringan” #COVID-19 NO, SEHAT YES. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cimekar, Cileunyi - Bandung sebagai mitra KKN Tematik kelompok 31 dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat setempat. Kegiatan KKN Tematik ini dilaksanakan Minggu, 5 Agustus 2021 pada jam 08.30 – 11.15 WIB melalui aplikasi zoom dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 117 orang.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa/i Universitas Bhakti Kencana Kelompok KKN 31 yang beranggotakan 19 orang, 6 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Diketuai oleh Putri Aliza Dwi RA dengan anggota Adhaniar Shafira Elsafat, Asep Setiawan, Bayu Turky Guntara, Chindyka Oktaviana Khasanah,  Cut Widi Astuti, Fanni Rahmani Damayanti, Farah Anggie Zannuba, Mia Nurhayati, M. Haekal Nafiz, Naufal Ahmad Nurwanda, Nilo Arya Shinta, Novianti Nurfitri, Poppy Nur Septiani, Ramdan Hamdani, Rosyita Cahya Agustin, Sachrul Zahran Alatas, Wulan Yuanita, Zelika Gusrita Zahra. Dengan dosen pembimbing 3 orang, 1 laki-laki dan 2 perempuan, yang diketuai oleh apt ED. Yunisa Mega Pasha, M.Farm dengan anggota Dhien Novita Sani, S.Sos., MM dan Suherdin, S.KM., M.KKK. dan bekerja sama dengan satuan tugas (satgas) Covid-19 Desa Cimekar dan Kesbangpol Kota Bandung.

Putri Aliza Dwi RA selaku ketua panitia
Putri Aliza Dwi RA selaku ketua panitia (Dok. UBK)

"Topik yang kami angkat yaitu Terapi Farmakologi Covid-19 Pada Pasien Isoman, Orang Tanpa Gejala dan Gejala Ringan, webinar ini diperuntukkan bagi semua lapisan masyarakat, tak hanya untuk pasien yang menjalani isoman saja’’ ujar Putri Aliza Dwi RA selaku ketua panitia saat memberikan sambutan.

Ening Ruhyanda selaku perwakilan Satgas Desa Cimekar
Ening Ruhyanda selaku perwakilan Satgas Desa Cimekar (Dok. UBK)

“Di awal ada Covid-19 pemerintah menginstruksikan sehingga masyarakat mengikuti instruksi atau arahan pemerintah sehingga Covid-19 tidak begitu menjalar atau penularannya bisa ditekan. Mungkin karena masyarakat merasa bosan dan merasa banyak yang tidak percaya dengan adanya Covid-19 sehingga mereka merasa bebas padahal virus itu tetap mengancam kita semua’’ ujar Ening Ruhyanda selaku perwakilan Satgas Desa Cimekar saat memberikan sambutan.

ED. Yunisa Mega Pasha, M.Farm selaku dosen pembimbing
ED. Yunisa Mega Pasha, M.Farm selaku dosen pembimbing (Dok. UBK)

“Sejak kemunculan pertama Covid-19 di Indonesia, jumlah kasus terkonfirmasi positif dan jumlah kematian Covid-19 terus meningkat sehingga untuk membantu menyelesaikan dan mengurangi penyebaran Covid-19 mahasiswa/i Universitas Bhakti Kencana melalui program KKN Tematik yang bertajuk bersama lewati gelombang kedua, satukan langkah, satukan hati mengarungi pandemi, hadir untuk kesehatan negri dengan tema Terapi Covid-19 Pada Pasien Isolasi Mandiri (Isoman)’’ ujar apt ED. Yunisa Mega Pasha, M.Farm selaku dosen pembimbing saat memberikan sambutan.

Webinar ini berisi pemaparan materi terapi farmakologi Covid-19 ada pasien isolasi mandiri,orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan oleh narasumber apt. Juwita Ramadhani, M.Farm.
Webinar ini berisi pemaparan materi terapi farmakologi Covid-19 ada pasien isolasi mandiri,orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan oleh narasumber apt. Juwita Ramadhani, M.Farm. (Dok. UBk)

“Webinar ini berisi pemaparan materi terapi farmakologi Covid-19 ada pasien isolasi mandiri,orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan oleh narasumber apt. Juwita Ramadhani, M.Farm. Tujuannya setelah dilaksanakannya webinar ini masyarakat dapat menerapkan pengobatan secara pribadi di rumah, serta dapat mengurangi kasus Covid-19 di wilayah Desa Cimekar. Adapun terapi farmakologi yang dapat diberikan pada pasien tanpa gejala dan gejala ringan yaitu:

  • Gejala ringan yaitu, demam, flu, batuk, kelelahan, nyeri otot, hidung tersumbat, anosmia, ageusia. Pada pasien dengan gejala ringan bisa dilakukan isolasi mandiri/isolasi pemerintah dengan terapi vitamin C, vitamin D, Zinc, dan Antivirus/Antibiotik jika diresepkan oleh dokter dan lama perawatannya 10 hari isolasi sejak timbul gejala dan minimal 3 hari bebas gejala.
  • Tanpa gejala bisa dilakukan isolasi mandiri dengan terapi vitamin C, vitamin D, dan Zinc untuk meningkatkan imunitas, selama 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi. Isolasi mandiri dilakukan jika PCR positif tanpa gejala, PCR positif bergejala tanpa sesak, dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 /pasien bergejala Covid-19’’ Kesimpulan materi dari Apt. Juwita Ramadhani, M. Farm selaku narasumber pada webinar Minggu, 15 Agustus 2021 melalui aplikasi zoom.
Universitas Bhakti Kencana
Universitas Bhakti Kencana (Dok.UBK)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved