INNALILLAHI, Sastrawan Budi Darma Meninggal Dunia, Tetap Produktif Menulis hingga Usia Senja

Pada akhir Juli lalu Budi Darma beserta istrinya dirawat di RS Soetomo akibat terpapar Covid-19. Demikian juga putra dan asisten rumah tangganya.

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com
Sastrawan Budi Darma 

TRIBUNJABAR.ID - Sastrawan nasional Prof. Dr. Budi Darma meninggal dunia hari ini.

Kabar itu beredar di media sosial Facebook dan grup-grup WhatsApp.

Dikutip dari ngopibareng.id, belum diketahui penyebab wafatnya sastrawan yang lahir di Rembang, Jawa Tengah, 25 April 1937 ini.

Namun pada akhir Juli lalu Budi Darma beserta istrinya dirawat di RS Soetomo akibat terpapar Covid-19.

Demikian juga putra dan asisten rumah tangganya.

Tanggal 16 Agustus beredar informasi di grup WhatsApp keluarga besar Unesa bahwa Budi Darma dalam kondisi tidak sadar di rumah sakit.

Namun keesokan harinya beredar lagi informasi bahwa kesadaran Budi Darma mulai pulih dan membaik.

Kondisi kesehatannya selalu menjadi perhatian keluarga besar serta para alumni Unesa.

Budi Darma merupakan penulis serbabisa.

Karyanya berbentuk cerita pendek, novel, esai, dan puisi yang tersebar di berbagai media massa, baik di dalam negeri maupun di luar negeri dan sebagian besar sudah diterbitkan.

Namun, ia lebih dikenal sebagai cerpenis, novelis, dan esais.

Sebagai novelis, Budi Darma dianggap memelopori penggunaan teknik kolase, yaitu teknik penempelan potongan iklan bioskop dan tiket pertunjukan dalam karya-karyanya, seperti dalam Orang-Orang Bloomington dan Olenka.

Budi Darma lahir tanggal 25 April 1937 di Rembang, Jawa Tengah.

Ia anak keempat dari enam bersaudara yang semuanya laki-laki.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved