Breaking News:

KNPI Jabar ke Depan Harus Bantu Pemerintah Cegah Aksi Intoleransi Berujung Kekerasan

Musda KNPI Jabar bakal digelar pada 25 Agustus 2021 yang akan memilih pimpinan KNPI Jabar yang baru. Sejumlah calon akan berebut kursi ketua

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
KNPI Jabar ke Depan Harus Bantu Pemerintah Cegah Aksi Intoleransi Berujung Kekerasan
Instagram KNPI Jabar
KNPI Jabar

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Musda KNPI Jabar bakal digelar pada 25 Agustus 2021 yang akan memilih pimpinan KNPI Jabar yang baru. Sejumlah calon akan berebut kursi ketua. Salah satu pihak yang mencalonkan Ketua KNPI Jabar di musda itu diantaranya Farda Sanberra, Hendra Guntara, dan Ridwansyah Yusuf Achmad. Di ajang itu, akan diikuti sebanyak 124 organisasi kepemudaan (OKP) yang memiliki kepersertaan penuh.

Visi misi ketiga calon pemimpin muda itu diuji atau dibedah di Bandung, Jumat (20/8/2021) bersama kelompok organisasi Cipayung plus. Hanya saja, dari tiga calon, yang datang hanya Ridwansyah Yusuf Achmad

Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabar, Khoirul Anam Gumilar Winata, mengatakan, KNPI Jabar harus meningkatkan kerjasama dengan semua unsur pemerintah. Kata dia, KNPI jangan hanya berkutat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga saja, melainkan harus bekerja sama dengan lintas sektoral. 

"Jadi harus bisa berkolaborasi dengan dinas lain, jangan hanya dispora saja," ujarnya. Bisa dilakukan dengan Dinas Kesehatan Pemprov Jabar. 

Baca juga: Rebut Lagi Afghanistan,Taliban Kuasai Tambang dan Mineral Rp 42 Ribu Triliun

"Bantu menangani stunting di Jawa Barat. Atau bisa turun dalam membantu persoalan pendidikan, bekerjasama dengan dinas pendidikan," ujarnya seraya meminta dinas terkait pun untuk membuka pintu kerjasama dengan KNPI.

Untuk pengembangan pemuda, KNPI harus lebih banyak menggandeng organisasi kepemudaan lainnya termasuk mahasiswa agar mampu menjalankan program kerjasama dengan pemerintah.

"Misalnya untuk menjalankan program pemerintah di bidang kesehatan, kami siap bekerjasama. Di kami ini gabungan mahasiswa dari berbagai keilmuan. Kesehatan, pendidikan, infrastruktur," ujarnya.

Ketua Korwil III Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Andreas Simanjuntak, berharap KNPI bisa lebih aktif dalam mengadvokasi persoalan intoleransi. Terlebih, menurutnya Jabar cukup tinggi akan persoalan yang mengusik rasa persatuan dan kesatuan tersebut.

"Seperti ada pelarangan beribadah dan sulitnya mendirikan tempat ibadah. KNPI harus turun mengadvokasi, bukan hanya edukasi. Mungkin bisa dibuat badan otonom untuk mengurusi ini, karena KNPI kan garis ke pemerintahnya kuat," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved