Breaking News:

Wakil Bupati Sumedang Akhirnya Perbaiki Jalan Berlubang Pakai Uang Sendiri, Kesal Dicuekin PUPR

Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan, geram karena jalan berlubang dan rusah parak tak kunjung diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan, menambal jalan rusak di jalan penghubung Kecamatan Tanjungsari dengan Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Rabu (18/8/2021) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan, geram karena jalan berlubang dan rusah parak tak kunjung diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumedang.

Dia lantas turun tangan menambal lubang-lubang jalan di Tanjungsari itu dengan lapisan aspal hotmix, Rabu (18/8/2021). 

Jalan yang ditambali adalah ruas penghubung Pamagersari-Ciluluk- Gunungmanik, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id, penambalan jalan rusak oleh Erwan Setiawan itu dilakukan di jalan raya yang masuk dalam otoritas Pemkab Sumedang.

Erwan menggunakan biaya yang berasal dari kantongnya sendiri.

"Murni inisiatif saya. Enggak ada sangkut-pautnya dengan anggaran pendapatan belanja daerah Sumedang," kata Erwan Setiawan di lokasi penambalan jalan.

Sebelumnya, Erwan Setiawan yang  juga merupakan putra dari Komisaris PT Persib Bandung Barmartabat Umuh Muchtar ini, mengatakan, pihaknya telah mengajukan permohonan untuk dilakukan perbaikan jalan di jalur tersebut kepada Dinas PUPR Sumedang pada Ramadan 2021.

Namun, kata dia, jalan tak kunjung diperbaiki oleh Dinas PUPR dengan alasan belum dilakukan survei.

"Sebelum Lebaran disurvei dan setelah Lebaran saya tagih kepada Dinas PUPR, namun jawabannya hanya nanti dan berbagai macam alasan, hingga akhirnya saya perbaiki dengan biaya sendiri," ujarnya.

Erwan menuturkan, sebelumnya banyak warga yang mengadu dan mengeluh di media sosial dengan kondisi jalan rusak di jalan tersebut yang tak kunjung diperbaiki oleh Dinas PUPR.

"Banyak warga yang mengadu ke saya, baik secara lisan maupun melalui media sosial. Hingga akhirnya saya perbaiki dengan biaya sendiri. Jika dibiarkan akan semakin parah rusaknya, dan menimbulkan korban jiwa," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved