PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 di Daerah Ini Tertinggi di Majalengka, Didominasi Klaster Keluarga

Kecamatan Bantarujeg menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Di tengah pemberlakuan PPKM Darurat hingga 23 Agustus 2021 mendatang, Kecamatan Bantarujeg menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di Majalengka.

Menurut data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka per Selasa (17/8/2021), ada 45 pasien aktif di daerah tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka, Agus Susanto mengatakan, sudah beberapa hari terakhir ini Kecamatan Bantarujeg memimpin penyumbang kasus terbanyak.

Baca juga: Pakai Hazmat Saat HUT ke-76 RI di Sungai Cikijing, Relawan Berharap Indonesia Merdeka dari Covid-19

Sebab, di daerah tersebut terdapat klaster keluarga yang mendominasi.

Selain itu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali ditemukan dalam jumlah banyak dalam beberapa hari terakhir.

Sementara sebelumnya, Kecamatan Jatiwangi menjadi daerah tertinggi pada pekan kemarin.

"Total Kecamatan Jatiwangi hingga Selasa saat ini hanya ada 27 orang. Sementara Bantarujeg sangat tinggi mencapai 30 orang," ujar Agus, Selasa (17/8/2021).

Selain itu, ada Kecamatan Kadipaten dan Majalengka menjadi urutan kecamatan lainnya yang terdapat banyak kasus total mencapai 28 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Hilang Hingga 50 Persen, Plt Wali Kota Tasikmalaya: Terpapar Covid-19 Itu Tersiksa

"Angka kasus di 24 kecamatan lainnya dibawah jumlah kecamatan tersebut. Rata-rata di bawah Kadipaten dan Majalengka," ucapnya.

Adapun, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini tak ada kecamatan zero kasus positif Covid-19 sejak awal bulan Juni lalu.

Pasalnya, sejak saat itu kasus terkonfirmasi terus mengalami peningkatan.

"Alhamdulilah, hari ini bertambahnya kasus hanya dua dijit, yakni 21 orang," jelas dia.

Sementara itu, bertambahnya kasus hari ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka sejak pandemi, yaitu 11.024 kasus.

Sedangkan, ada 315 sedang menjalani isolasi mandiri, perawatan di RSUD Majalengka mencapai 12 orang dan di RSUD Cideres 22 orang.

"Untuk meninggal dunia 745 orang, dan ada peningkatan juga pada pasien sembuh (selesai isolasi) 24 orang. Total sudah mencapai 9.966 orang," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved