10.17 Pengendara Motor di Majalengka Mau Kabur saat Disetop, Dikira Tilang, Ternyata Hormat Bendera
Upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena masih di masa pandemi Covid-19.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena masih di masa pandemi Covid-19. Di balik itu, ada pemandangan unik di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Saat menjelang detik-detik pengibaran bendera merah putih tepat pukul 10.17 WIB, sejumlah anggota Polsek Kota Majalengka dan Koramil 1701 Majalengka memberhentikan sejumlah pengendara yang melintas di depan Mapolsek Majalengka.
Ada belasan pengendara motor dicegat dan diberhentikan oleh sejumlah aparat tersebut.
Selain para pengendara, para wartawan yang tengah bersantai di sekretariat PWI Majalengka pun diminta bersikap tegap.
"Mohon berhenti terlebih dahulu. Parkir di pinggir. Kita sama-sama hormat ke bendera merah putih itu, bendera yang berada di halaman PWI Majalengka," ujar salah satu petugas kepada para pengendara, Selasa (17/8/2021).
Namun, pemberhentian itu tampaknya dianggap sebuah penilangan. Pasalnya, tampak salah satu pengendara motor hendak kabur saat petugas mencoba menghampiri.
Baca juga: Meriahkan HUT RI, Ibu-ibu Bermasker di Sukabumi Antusias Ikuti Lomba Sepak Bola, Prokes Tetap Dijaga
"Saya kira ditilang, tidak tahunya diajak hormat, bagus Pak lanjutkan," ucap Adim (24) salah satu pengendara motor yang diberhentikan sambil tertawa.
Ada sekitar limat menit sikap menghormat itu dilakukan petugas Polsek Kota dan para pengendara motor. Setelah selesai memberi hormat, para pengendara kemudian dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan kembali.
Kapolsek Majalengka Kota, AKP Kusdinar mengatakan, itu sengaja dilakukan untuk mengingatkan masyarakat terhadap momen kemerdekaan Indonesia.
"Ikut memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76. Meskipun hanya sekadar hormat, ada kebanggaan, nasionalisme tinggi," jelas AKP Kusdinar, Selasa (17/8/2021).
Ketua PWI Majalengka, Jejep Falahul Alam menyampaikan, pihaknya mendukung adanya kegiatan penghormatan kepada sang merah putih dalam melakukan sikap tegap.
Ia pun meminta rekan-rekan untuk mengikuti aksi tersebut.
"Kami bersinergi dengan kepolisian dan TNI dalam menjaga nasionalisme untuk ikut menghormati bendera merah putih yang sedang dikibarkan," kata Jejep.
Seperti diketahui, pemerintah meminta masyarakat Indonesia untuk menghentikan sejenak aktivitasnya pada 17 Agustus 2021 tepat pukul 10.17 WIB.
Permintaan itu bertujuan sebagai bentuk penghormatan kepada detik-detik Proklamasi dengan cara berdiri tegap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hormat-bendera-1.jpg)