Abdul Ghani Baradar Calon Kuat Presiden Afghanistan, Sempat Berkunjung ke Indonesia

Afghanistan berganti rezim saat Taliban mulai menguasai negara itu. Presiden Afghanistan Ashraf Gani melarikan diri saat Taliban merengsek memasuki Ka

Editor: Mega Nugraha
Anadolu Agency
Abdul Ghani Baradar 

TRIBUNJABAR.ID, KABUL- Afghanistan berganti rezim saat Taliban mulai menguasai negara itu. Presiden Afghanistan Ashraf Gani melarikan diri saat Taliban merengsek memasuki Kabul, Ibu Kota Afghanistan.

Saat ini, dengan kaburnya Ashraf Ghani, terjadi kekosongan kepemimpinan di Afghanistan.

Presiden Afghanistan selanjutnya, dikabarkan bakal dijabat oleh Abdul Ghani Baradar, yang saat ini menjabat Kepala Politik Taliban yang lebih dikenal publik.

Abdul Ghani Bharadar lahir di Kandahar yang juga tempat lahirnya Taliban. Bharadar, pria 53 tahun itu sudah tidak asing dengan perjuangan bersenjata.

Kehidupannya dilalui dengan invasi Uni Sovyet pada era 1970-an. Dia dipercaya berjuang bersama Mullah Omar dan mendirikan Taliban pada 1990-an.

Ketika Taliban memimpin pemerintahan Afghanistan pada 1996 hingga 2001, Baradar memainkan peran militer dan adminstratif.

Ketika AS dan sekutunya menggulingkan Taliban pada 2001, Baradar merupakan Wakil Menteri Pertahanan. Saat pemerintahan Afghanistan dikuasai Amerika Serikat, Baradar diyakini berada di antara kelompok kecil pemberontak yang mendekati Presiden Afghanistan saat itu, Hamid Karzai.

Baradar juga andil dalam kesepakatan dengan AS terkait penarikan mundur para tentara negara adi daya itu yang sudah 20 tahun berada di Afghanistan.

Baca juga: Presiden Afghanistan Melarikan Diri, Taliban Menangkan Perang: Kami Adalah Pelayan Rakyat dan Negara

Pernah Datang ke Indonesia

Delegasi Taliban yang dipimpin oleh salah satu pendiri sekaligus wakil pemimpin Mullah Abdul Ghani Baradar tiba di Jakarta pada 2019 dan diterima Wakil Presiden RI saat itu, Jusuf Kalla.

Kehadiran mereka menghadiri Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim yang dihadiri delegasi Afghanistan, Pakistan dan Indonesia. Jakarta jadi tuan rumahnya.

Kepastian kehadiran delegasi Taliban dalam konferensi itu sebagai jawaban atas dukungan yang terus ditawarkan pemerintah dan para cendekiawan Islam dari Indonesia.

Eks Wakil Presiden Indonesia (RI), Jusuf Kalla sudah memprediksi Taliban akan menguasai Kabul setelah Presiden Joe Biden menarik tentara Amerika Serikat (AS) dari wilayah itu.

Namun ia tak menyangka Taliban akan bergerak dengan cepat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved