99 Persen Bansos PPKM di Kota Bandung Sudah Disalurkan, Kini Fokus Tahap Tiga

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono, mengatakan penyaluran bantuan sosial ini sangat memuaskan dibandingkan penyaluran bansos pada 2020

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial telah menyalurkan 99 persen bantuan sosial pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial telah menyalurkan 99 persen bantuan sosial pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Bantuan sosial PPKM itu untuk 60 ribu keluarga, Rp 500 ribu per penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono, mengatakan penyaluran bantuan sosial ini sangat memuaskan dibandingkan penyaluran bansos pada 2020.

Kali ini, penerima tak terlalu lama menunggu dana bantuan tersebut.

Mereka adalah yang diusulkan, tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Baca juga: Kepala Desa Ini Terus Terang Akui Gunakan 50 Persen Dana Bantuan Sosial Tunai, Alasannya Seperti Ini

"Bansos ini kan untuk yang PPKM darurat 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Mereka yang mendapatkannya itu dari non DTKS. Kami berikan kuota 60 ribu dan tahap pertama sudah tersalurkan 41.853 KPM/KK dan tahap kedua sudah 17.329 KPM/KK, lalu sisanya hari ini," katanya di kantornya, Senin (16/8/2021).

Tono menambahkan KPM/KK yang mendapatkan tahap ketiga akan dikembalikan ke kewilayahan dan target selesai akhir Agustus. Dia menegaskan bahwa APBD Kota Bandung sudah diakomodasi untuk bansos

Ketika disinggung terkait kendala yang dihadapi selama penyaluran, Tono menyebutkan mayoritas terdapat dari sisi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca juga: Mencuat saat Mensos Risma Sidak, Penyelidikan Pungli Bansos di Tangerang Mandek, Ombudsman Desak Ini

NIK yang dikeluarkan Disdukcapil banyak yang belum valid karena satu NIK digunakan beberapa orang.

"Masalah lainnya itu mobilitas warga yang cepat berpindah dan ada yang meninggal dunia, tetapi kami pastikan pembaharuan data kami (Kota Bandung) paling cepat dan perbaikan DTKS rangking pertama," ujarnya.

Selain bansos uang tunai, Tono juga menyebut bansos pusat sudah tersalurkan. Ada bansos yang sifatnya reguler, seperti BPNT dan KPM PKH, dan bansos beras yang sudah disalurkan ke ratusan ribu keluarga

"Bansos beras masuk dalam DTKS. Kami pastikan juga di Kota Bandung tak ada laporan penyunatan bansos," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved