Nekat, Penyelenggara Nobar Liga 1 2021 Bisa Diproses Hukum
Menurutnya, Polri memegang teguh azaz Salus Populi Suprema Lex Esto. Artinya, keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kepolisian RI mengancam bakal membubarkan kegiatan nonton bareng (nobar) kompetisi sepak bola Liga 1 2021.
Nantinya, Polri-Satgas Covid-19 yang bakal melakukan penindakan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pembubaran tersebut demi mencegah penularan Covid-19.
Pihaknya tidak akan mentolerir jika adanya pendukung yang menggelar nobar.
"Apabila ditemukan adanya nonton bareng Satgas Covid-19 akan tegas membubarkan," kata Rusdi saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).
Menurutnya, Polri memegang teguh azaz Salus Populi Suprema Lex Esto. Artinya, keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi.
Karena itu, kata Rusdi, pihaknya tidak segan untuk mengambil langkah hukum jika pendukung masih nekat untuk mengadakan nobar Liga 1 2021.
Termasuk, pihak yang melanggar aturan terkait pencegahan penularan Covid-19.
BREAKING NEWS Polri Akhirnya Ijinkan Liga 1 2021 Bergulir, Kick Off Tetap 27 Agustus
Polri Ijinkan Liga 1 2021 Digelar 27 Agustus, Ini Syarat-syaratnya Salah Satunya Tak Boleh Ada Nobar
"Jika memang harus dilakukan tindakan-tindakan tegas dengan penegakan hukum tentunya Polri tidak adakan ragu dan akan penegakan hukum secara humanis bagi pihak-pihak yang mencoba untuk melanggar daripada aturan-aturan yang sedang kita ketatkan dengan adanya pandemi Covid-19," jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga sedang memetakan daerah-daerah rawan yang diduga bakal banyak melakukan nobar.
"Tentunya satuan-satuan Kepolisian wilayah telah melakukan pemetaan tempat atau daerah mana saja yang biasanya digunakan oleh penggemar sepak bola untuk melakukan nonton bareng tentu satuan-satuan telah melakukan mapping guna mengawasi daerah-daerah yang rawan terhadap nonton bareng itu sendiri," ujar dia.
Polri, kata Rusdi, juga akan bekerja simultan bersama Satgas Covid-19 di daerah yang di dalamnya terdapat instansi lain.
Di antaranya, TNI hingga pemerintah daerah bekerja bersama agar efek daripada kompetisi bisa diawasi dengan baik.
"Tentunya juga Polri tidak bekerja sendiri kami juga merangkul suporter-suporter yang ada di daerah masing-masing untuk bersama-sama menjaga kompetisi sepak bola ini tidak menjadi cluster terbaru dengan adanya aktivitas nonton bareng di luar," tukasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/nobar-persib_20170812_211200.jpg)