Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Skripsi, Wabup Garut Apresiasi Tapi Ketersediaan Vaksin Terbatas

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengapresasi kampus di Garut yang memberlakukan syarat harus vaksinasi Covid-19 untuk melewati ujian akhir. 

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman mengapresasi kampus di Garut yang memberlakukan syarat harus vaksinasi Covid-19 untuk menjalani sidang skripsi.

"Untuk kegiatan percepatan vaksinasi di kampus-kampus Garut itu kami sangat mengapresiasi," ujar Helmi Budiman saat ditemui Tribun jJabar di kediamannya, Sabtu (14/8/2021).

Namun Wabup Garut mengingatkan kampus di Garut agar memperhatikan ketersediaan vaksin Covid-19 di Garut yang saat ini terbatas.

Sehingga nantinya syarat tersebut bisa menyulitkan mahasiswa dalam menempuh berbagai kegiatan di kampus karena mereka belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 akibat dari terbatasnya dosis vaksin.

"Saya yakin bukan mahasiswanya yang tidak mau divaksin, tapi ketersediaan vaksin itu sendiri yang terbatas," ungkapnya.

Helmi meminta kampus di Garut untuk tidak terlalu menekan mahasiswanya untuk mendapat vaksin sebagai syarat tertentu menempuh pendidikan kuliah.

Baca juga: Setelah Vaksinasi Jadi Syarat Skripsi, Kali Ini Swab Antigen Jadi Syarat Ikut Ujian Mahasiswa Garut

Hal itu menurutnya kampus harus melihat ketersediaan dosis vaksin yang saat ini mulai menipis, ditakutkan tidak tersedianya vaksin bisa menghambat proses pendidikan mahasiswa di kampus.

"Untuk sekarang kebijakan kampus tersebut baiknya tidak terlalu menekan dulu, fleksibel aja dulu sambil menunggu ketersediaan vaksin di Garut," ucapnya.

Menurut Helmi Budiman, meskipun saat ini Pemkab Garut sedang kekurangan dosis vaksin, vaksinasi Covid-19 terus  gencar dilakukan di berbagai sektor dengan bantuan dosis vaksin dari TNI dan Polri yang tersedia di Gerai Vaksinasi Presisi di setiap Polsek dan puskesmas di daerah.

Helmi menyarankan para mahasiswa dan masyarakat untuk disuntik vaksin di gerai yang sudah dibuka oleh TNI dan Polri tersebut.

"Saat ini kami dibantu TNI dan Polri, kita juga punya 1.300 vaksinator untuk mempercepat tercapainya herd immunity akhir tahun ini," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved