Breaking News:

Pemberlakuan Ganjil Genap

Hari Pertama Ganjil Genap Diberlakukan di Kota Bandung, Ini Penilaian Pemkot

Mulai hari ini Pemkot Bandung menerapkan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Sejumlah kendaraan bernomor polisi ganjil yang akan melewati Jalan IR. H Djuanda, Dago diarahkan ke Jalan Dipatiukur, saat penerapan ganjil genap hari pertama, Sabtu (14/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan kebijakan Pemerintah terkait pemberlakuan ganjil genap sangat fleksibel.

Dikatakan Ema, pemerintah membuat kebijakan ganjil genap sebagai upaya mempertahankan kondisi Kota Bandung yang sudah turun ke zona oranye, meski masih berada di PPKM Level 4.

"Dari berbagai indikator soal Covid itu semakin membaik, keterisian rumah sakit di bawah 50 persen, laju pertambahan kasus menurun, itu semakin membaik. Namun kami tidak euforia, semuanya tetap dengan pengendalian, mal, rumah makan dibatasi," ujar Ema, saat meninjau pemberlakuan ganjil genap, di Jalan Asia Afrika, Sabtu (14/8/2021).

Menurut Ema, saat ini Kota Bandung menjadi salah satu dari empat daerah seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang yang diberikan kesempatan uji coba sejumlah sektor ekonomi.

Namun, kata dia, Covid-19 harus tetap terkendali. 

"Untuk meningkatkan pengendalian, jajaran kepolisian dan pemerintah Kota mengambil kebijakan untuk ganjil genap, di ruas jalan yang selama ini memang intensitasnya cukup tinggi," katanya.

Dalam penerapannya, kata dia, pemberlakuan ganjil genap sangat fleksibel. 

Ema pun meminta kepada para petugas dari Satlantas Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan (Dishub) agar mengedepankan sikap humanis dalam penegakan aturan pemberlakuan ganjil genap.

"Jadi kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa Bandung ini di level empat, dan ada pengecualian untuk angkutan online, angkutan barang, kan, bebas, dan juga penghuni jalur ini bisa menunjukkan identitas dan juga pengunjung hotel asal menunjukkan bukti, semuanya oke, enggak masalah," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved