Breaking News:

Ganjil Genap di Sukabumi

Mulai Hari Ini Sistem Ganjil Genap Diterapkan di Kota Sukabumi, Ini Lokasinya, dari Pagi Sampai Sore

Ganjil genap mulai diberlakukan di Kota Sukabumi hari Jumat ini. Diterapkan di dua jalan utama.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Kendaraan melintas di Jalan A Yani, Kota Sukabumi. Di Jalan Ahmad Yani akan diberlakukan ganjil-genap mulai hari ini, Jumat (13/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pemberlakukan sistem ganjil genap di Kota Sukabumi akan dimulai hari ini, Jumat (13/8/2021), mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Sistem ganjil genap bakal diterapkan di ruas Jalan A Yani dan Jalan RE Martadinata

Bagi para pengendara yang belum mengetahui aturan ganjil genap, tinggal melihat tanggal hari ini dan seterusnya.

"Seperti halnya tanggal 13 Agustus 2021, maka yang berlaku (kendaraan berpelat nomor) ganjil. Bila tanggal 14, maka yang berlaku genap," ucap Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih, kepada TribunJabar.id, Kamis (12/8/2021).

Astuti mengatakan, jika tanggal ganjil, maka kendaraan yang boleh lewat adalah berpelat nomor polisi berujung ganjil.

Ia memberi contoh nomor polisi F 1945 SN, yang ujungnya angka 5 dan masuk angka ganjil.

"Untuk kendaraan yang ujungnya ganjil 1, 3, 5, 7, dan 9, bisa melintas di Jalan A Yani dan RE Martadinata. Bagi yang ujung nomor pelatnya genap, tidak bisa," ujarnya.

Yang sebaliknya, kata Astuti, bila tanggal genap maka yang boleh melintas bernomor pelat berujung 0, 2, 4, 6, dan 8.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin, sebelumnya mengatakan, selain kendaraan yang diatur dalam pelaksanaan ganjil genap, ada kendaraan yang diperbolehkan masuk ke dalam area jalan yang diberlakukan.

"Jadi yang dikecualikan itu seperti angkutan umum (angkot), driver online, dan masyarakat yang berkediaman di dekat jalan diberlakukannya aturan. Ambulans, mobil damkar, pemerintahan, mobil logistik, kendaraan dinas, dan kendaraan lainnya sesuai diskresi Polri," ujar Zainal.

Alasan pemberlakukan ganjil genap di Jalan A Yani dan Jalan RE Martadinata sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di lokasi-lokasi yang aktivitas masyarakat tinggi, sesuai instruksi Mendagri.

"Di dua jalur ini mobilitas masyarakat sangat tinggi sehingga perlu adanya menekan aktivitas, untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Zainal.

Baca juga: Ganjil Genap di Bandung Hari Pertama, Masih Banyak Warga yang Tak Tahu, Ini yang Dilakukan Polisi

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved