Breaking News:

Ingin Salat Jumat di Bandung Hari Ini? Berikut Aturannya Bagi Jemaah di Zona Oranye dan Zona Hijau

Sejumlah tempat ibadah di Kota Bandung kembali di buka dengan syarat sesuai zona yang berlaku

Penulis: Cipta Permana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar
ilustrasi salat Jumat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah tempat ibadah di Kota Bandung kembali di buka dengan syarat utama jemaah yang hadir tidak boleh lebih dari 25 persen dari kapasitas ruangan ibadah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung Tedi Ahmad Junaedi mengatakan, keputusan untuk membuka kembali tempat ibadah di Kota Bandung merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan atau Keagamaan Di Tempat Ibadah Pada Masa PPKM Level 4 , Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19.

"Benar, untuk saya ini pelaksanaan ibadah di tempat ibadah sudah kembali dibuka, dengan ketentuan pembatasan jumlah kapasitas jamaah yang hadir. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2021. Ketentuannya tetap, jemaah yang hadir tidak boleh lebih dari 25 persen dari kapasitas ruangan," ujarnyasaat dihubungi melalui telepon, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Bertugas Setelah Salat Subuh, Kaki Serka Dian Tertembak Peluru, Dijenguk KSAD Andika Perkasa

Selain merujuk pada surat edaran Menteri Agama, pihaknya pun mengacu pada kebijakan Pemerintah Kota Bandung mengumumkan bahwa level kewaspadaan Covid-19 Kota Bandung kini berada pada zona oranye.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau petugas dan para jamaah tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat, sebagai upaya mengantisipasi terjadinya penyebaran covid-19.

"Kami tetap mengimbau agar selama beribadah, baik petugas tempat ibadah maupun jamaah tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan secara ketat, sebagai upaya mencegah potensi terjadinya penyebaran covid-19," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id, terdapat tiga pokok yang diatur dalam SE ini, yaitu tempat ibadah, pengelola tempat ibadah, dan jemaah. Berikut ketentuan lengkap dalam edaran No SE 23 Tahun 2021:

Pertama, Tempat Ibadah

a. Tempat ibadah yang berada di kabupaten/kota di wilayah Jawa dan Bali:1) dengan kriteria Level 4 (empat) dan Level 3 (tiga), dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas atau paling banyak 20 (dua puluh) orang jemaah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat; dan

2) dengan kriteria Level 2 (dua), dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 50% (dua puluh lima persen) dari kapasitas atau paling banyak 50 (dua puluh) orang jemaah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat

Baca juga: Doa-doa Pagi Hari Dibaca Setelah Salat Subuh dan Zikirnya, Minta Dimudahkan Rezeki

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved