Breaking News:

Ciamis Segera Gelar Sekolah Tatap Muka Terbatas, 28 Sekolah Masih Jadi Tempat Isolasi Terpadu

Meski untuk tingkat Jawa Barat, Ciamis masuk Level 3, Herdiat Sunarya menyebut banyak kecamatan dan desa di Ciamis yang masuk level 2 bahkan level 1.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/andri m dani
Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Ciamis segera menggelar pembelajaran tatap muka ( PTM ) secara terbatas sesuai dengan zonasi tingkat desa dan kecamatan.

“PTM-nya akan digelar secara partial sesuai zonasi masing-masing tingkat desa/kelurahan dan kecamatan,” ujar Bupati Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya, setelah pelantikan Dadang Jayusman sebagai Kades pengganti antarwaktu (PAW) Desa Sukakerta Panumbangan di Aula Setda Ciamis, Jumat (13/8/2021) pukul 14.30.

Meski untuk tingkat Jawa Barat, Ciamis masuk Level 3, Herdiat Sunarya menyebut banyak kecamatan dan desa di Ciamis yang masuk level 2 bahkan level 1.

“Makanya akan digelar PTM terbatas secara partial sesuai zonasi masing-masing desa dan kecamatan seperti pelaksanaan PTM uji coba terbatas bulan Mei dan Juni lalu,” katanya.

Menurutnya, rencana menggelar sekolah tatap muka terbatas ini segera dibahas lebih lanjut, termasuk mengenai kesiapan sekolah. Rapat ini juga sekaligus mengevaluasi kebijakan serupa yang sudah dilaksanakan.

Baca juga: Wilayah dengan Zona Aman Covid-19 Diminta Segera Lakukan PTM, Daring untuk yang Darurat Covid-19

“Kapan waktu akan dimulainya PTM partial tersebut akan dibahas terlebih dahulu,” ujar Herdiat Sunarya.

Untuk 28 sekolah yang digunakan sebagai pusat isolasi terpadu yang tersebar di 27 kecamatan, ucapnya, segera disterilisasi.

“Kami akan bertanggung jawab, segera dilakukan sterilisasi sekolah yang digunakan untuk pusat isoter tersebut,” katanya.

Sejak Juli lalu, ada 28 sekolah yang digunakan sebagai pusat isolasi terpadu yakni 25 SMP, 1 SMK, 1 MTs, dan 1 SD.

“Nanti  dilakukan sterilisasi sekolah-sekolah tersebut, tak perlu takut. Kami bertanggung jawab,” katanya.

Baca juga: Angka Penularan Covid-19 Naik, Ombudsman Jawa Barat Kirim Surat Soal PTM Ke Gubernur dan Wali Kota

Ia mengimbau juga agar masyarakat Ciamis menggelar kegiatan Agustusan sesederhana mungkin.

Jangan ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, sesuai dengan keputusan pemerintah pusat.

“Peringartan dan perayaan Agustus-an dilakukan sesederhana mungkin. Yang penting masyarakat sehat, ekonomi juga sehat. Nanti kalau semuanya sudah sehat, pandemi berakhir, kegiatan masyarakat bisa normal kembali,” kata Herdiat Sunarya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved