Doa Harian

JUMAT BERKAH Perbanyak Shalawat, Ini Keutamannya Kata Syekh Ali Jaber, Berikut Bacaan Lengkapnya

Meski di hari lain juga dianjurkan, anjuran memperbanyak shalawat di hari Jumat lebih istimewa. Berikut paparan Syekh Ali Jaber

Editor: Hilda Rubiah
Tribunwow
Ilustrasi Berdoa bershalawat 

TRIBUNJABAR.ID - Satu di antara istimewanya hari Jumat yakni adanya amalan memperbanyak shalawat.

Meski di hari lain juga dianjurkan, anjuran memperbanyak shalawat di hari Jumat lebih istimewa.

Pasalnya amalan tersebut bisa disampaikan langsung Malaikat kepada Rasulullah SAW.

Hal ini pernah dipaparkan Syekh Ali Jaber tentang keutamaan memperbanyak shalawat di hari Jumat.

Selain itu, anjuran memperbanyak shalawat juga telah disampaikan Rasulullah SAW dalam hadis-nya.

Di antaranya hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

“خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ.” 

“Sebaik-baik hari dimana matahari terbit di saat itu adalah hari Jumat. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukan ke dalam Surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari Surga. Dan hari Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.” (Hadis Shahih Muslim (II/585) Kitaabul Jumu’ah)

Hari Jumat Tiba, Ini 5 Amalan Berpahala di Sayyidul Ayyam, Berikut Keterangan Hadis Rasulullah SAW

Ceramah Syekh Ali Jaber Soal Kematian Selesai Dakwah Pilih Wafat, Ingat Kematian sebagai Penyadar

Demikian, disebut pula hari istimewa karena di dalamnya terdapat amalan istimewa.

Satu di antara amalan istimewa itu yakni amalan memperbanyak shalawat.

Hal ini juga sebagaimana pernah disampaikan Syekh Ali Jaber bersama Syekh Muhammad Jaber, dikutip dari Instagram ustadzzaidulakbar.video.

Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan keutamaan amalan memperbanyak shalawat.

Bahwa keutamaan shalawat itu ialah adanya satu malaikat yang bertugas menyampaikan shalawat para umat.

“Keutamaannya, ada satu malaikat yang tugas hanya menyampaikan kepada Rasulullah SAW,”

“Ya Rasulullah, ini shalawat dari Si Fulan bin Fulan,” ujar Syekh Ali Jaber.

Lanjut ia menjelaskan, ketika seseorang bershalawat berarti malaikat menyampaikan nama orang tersebut kepada Rasulullah SAW.

Kata Syekh, Ini juga artinya semakin banyak shalawat kepada Rasulullah, maka semakin dikenal ia oleh Rasulullah SAW.

Hal tersebut juga selaras dengan keutamaan lainnya tentang anjuran amalan memperbanyak shalawat tersebut.

Mengutip dari rumaysho.com, siapa pun yang bershalawat kepada Nabi di hari Jumat menjadi orang yang paling dekat di hari kiamat.

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”

Ini artinya, barangsiapa yang memperbanyak shalawat kelak ia akan mendapatkan pertolongan dan syafaat dari Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Bagi orang yang banyak membaca shalawat akan dikumpulkan di Surga bersama Nabi.

Rasulullah SAW bersabda, "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).

Demikian itulah, keistimewaah hari Jumat, Rasulullah juga menjajikan syafaat bagi orang-orang yang rajin membaca shalawat.

Betapa dianjurkannya shalawat, dasarnya sebagai bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan cara memanjatkan shalawat.

Berikut ini TribunJabar.id rangkum bacaan shalawat-shalawat yang dapat dibaca di hari Jumat atau kapanpun dalam berbagai kesempatan.

1. Shalawat Nabi dalam Tasyahud

Doa dan shalawat dalam Tasyahud ini senantiasa dibacakan kapan saja.

Baik pagi, siang, sore, malam hari maupun subuh, saat mengerjakan salat lima waktu atau setelahnya.

Berikut lafal shalawat Nabi dalam Tasyahud.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ (فِي رِوَايَةٍ: وَ بَارِكْ) عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

"Ya, Allah. Berilah (yakni, tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.

Ya, Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia." [HR Bukhari, Muslim, dan lainnya].

Baca juga: Doa-doa yang Dibaca Nabi Sulaiman, Doa Meminta Kekayaan, Syukur Nikmat hingga Doa Menundukkan Jin

Bacaan Doa Saat Hujan Turun dan Ketika Banjir Bandang, Dibaca Rasulullah agar Hujan Membawa Manfaat

2. Shalawat Matsuroh

أللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحّمَّدٍ نِالنَّـبِىِ اْلأُمِّىِّ وَعَلٰى اٰلِهِ وَسَلِّمْ

“Ya Alloh! Limpahkanlah shalawat kepada Muhammad yang tiada dapat membaca dan menulis (Ummy) dan semoga keselamatan tercurah kepada segenap keluarganya”

3. Shalawat Al Fatih

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَلْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِماَ سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِى إِلٰى صِرَاطِكَ الْمُسْـتَقِيْمِ. صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى أٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ.

“Ya Alloh limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada Nabi Muhammad Saw, sebagai pemuka sesuatu yang terkunci, dan penutup sesuatu (para nabi) yang terdahulu, dialah penolong yang benar dengan membawa kebenaran serta petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Alloh melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benarnya dengan pangkat dan kedudukan yang agung.”

shalawat Al Fatih merupakan doa dipanjatkan untuk Nabi Muhammad SAW.

Doa tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW.

Dalam keistimewaannya meminta dilimpahkan keberkahan, mengatasi kesulitan hidup, meminta dibebaskan dari api neraka, selamat di Akhirat.

4. Shalawat Quthbul Aqthob

اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلأَوَّلِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلـمُرْسَلِيْنَ وَصَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْمَلَإِ اْلأَعْلٰى إِلٰى يَوْمِ الدِّيْنَ.

”Ya Alloh, berikan rahmat takdzim kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, di masa-masa permulaan dan berikan rahmat kepada Nabi Muhammad saw, di masa-masa penghabisan dan berikan rahmat kepada nabi Muhammad saw sebagai utusan serta berikan rahmat kepada Nabi Muhammad saw dan kepada orang-orang yang memiliki kemuliaan sampai hari kiamat. ”

Baca juga: Doa Nabi Musa Saat Mendapat Cobaan dari Allah, dari Dimudahkan Urusan hingga Mohon Petunjuk

5. Shalawat Ummi

اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ

“Ya Alloh, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, sebagai hamba, Nabi, dan utusan-Mu yang Ummy (tidak bisa membaca dan menulis) beserta keluarga dan sahabatnya dengan salam yang sesungguhnya.

6. Shalawat Al-Ghazali

shalawat ini merupakan shalawat yang dipanjatkan imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya' Ulumiddin.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَكُوْنُ لَكَ رِضَاءً وَلِحَقِّهِ أَدَاءً وَأَعْطِهِ الْوَسِيْلَةَ وَابْعَثْهُ الْمَقَامَ الْمَحْمُوْدَ الَّذِيْ وَعَدْتَه وَاجْزِهِ عَنَّا مَاهُوَ أَهْلُهُ وَاجْزِهِ أَفْضَلَ مَا جَازَيْتَ نَبِيّا عَنْ أُمَّتِهِ وَصَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى جَمِيْعِ إِخْوَانِهِ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَ الصَّالِحِيْنَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن

“Ya Allah, limpahkalah rahmat kepadan Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, rahmat yang menjadi keridaan bagimu dan penunaian hak baginya. Karuniakanlah kepadanya wasilah dan berilah dia kedudukan yang terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan kepadanya.

Balaskanlah baginya dari kami sebagaimana yang layak baginya, dan balaskanlah kepadanya dengan sebaik- baik pembalasan yang Engkau balaskan dari seorang Nabi untuk umatnya. Dan limpahkanlah rahmat kepadanya dan kepada seluruh saudara-saudaranya dari kalangan para nabi dan dari kalangan orang-orang saleh, wahai yang paling Penyayang di antara para penyayang.”

7. Shalawat Syifa atau Thibbil Qulub

shalawat ini untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah.

Mayoritas muslim memanjatkan shalawat ini juga kerap dikenal sebagai shalawat pengobat hati.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا. وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

“Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada baginda kami, Junjungan Nabi Muhammad SAW sebagai penyembuh hati sekaligus obatnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga shalawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para sahabat-sahabatnya.”

8. Shalawat Munjiyat

shalawat ini disebut juga sebagai shalawat penyelamat.

Dalam lafalnya melalui syafaat Rasulullah hendak menyelamatkan hidup.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةٌ تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْاَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَابِهَاجَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَابِهَا اَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw yang melaluinya Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi , menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati."

Akhiri Aktivitas dengan Dzikir Petang/Sore Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Latin & Terjemahannya

9. Shalawat Hajat Dunia Akhirat

اَللّـٰــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَيَّـدِنَـا مُحَمَّدٍ وَعَـلـٰى أَلِ سَيِّـدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلـٰى أَهْلِ بَــيْـتِهِ

“Y Alloh, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad saw, dan kepada ahli keluarganya ”

10. Shalawat Kamilah

اَللّـٰــهُمَّ صَلِّ وَسَلِّـمْ وَبَـارِكْ عَـلـٰى سَــيـِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ وَعَـلـٰى أٰلِـهِ كَمَا لَا نِـهَايَـةَ لِـكَـمـَالِكَ عَدَدَ كَـمـَالِـهِ

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan dan berkah kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana tiada batas akhir bagi kesempurnaan-Mu, sebagai hitungan kesempurnaan.”

Demikian itulah 10 lafal shalawat yang dapat dipanjatkan saat maulid Nabi Muhammad SAW.

Pada dasarnya umat muslim dianjurkan untuk banyak membaca salawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebagaimana terkandung dalam firman Allah SWT surat Al-Ahzab: 56.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikatnya bershalawat kepada nabi, wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan juga ucapkanlah salam untuknya.” (Qs. Al- Ahzab: 56).

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved