Breaking News:

Wagub Uu Datangi Warga Garut yang Kekeringan, Siapkan Langkah Ini yang Bermanfaat Buat Desa Lainnya

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rizhanul Ulum melakukan kunjungan ke salah satu daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Garut, Rabu (11/8/2021).

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rizhanul Ulum bantu air bersih di Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang mengalami kekeringan, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Kontributor Garut Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT -Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rizhanul Ulum melakukan kunjungan ke salah satu daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Garut, Rabu (11/8/2021).

Daerah tersebut yakni di Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Saya ditugaskan oleh Pak gubernur untuk melihat dan mendengar apa yg menjadi harapan masyarakat, ternyata memang benar disini tiap taun mengalami kekeringan," ujarnya.

Warga Desa Kertajaya setiap tahunnya jika memasuki musim kemarau warganya kesulitan air bersih, bahkan menjadi langganan penerima bantuan suplai air dari pemda.

"Tidak hujan satu bulan saja sudah membutuhkan air bantuan dari pemerintah," ucap Uu.

Menurutnya tidak mungkin pemerintah harus terus menyuplai air bersih untuk warga Kartajaya, maka pihaknya akan membuat saluran air dari sumber air yang selama ini tidak terakses.

"Solusinya kami dengan kepala desa, camat termasuk sekda Garut yang hari ini hadir untuk membuat pipanisasi dari sumber air yang tidak jauh sekitar 1,5 km," ungkapnya.

"Dari Sekda Provinsi akan dibantu kebutuhannya sekitar Rp500 juta rupiah," lanjut Uu.

Kepala Desa Kartajaya Tatan Asmara mengatakan jika bantuan tersebut terealisasi maka tidak hanya desanya yang akan menerima manfaat tapi ada empat desa lainnya.

"Nantinya sumber air itu akan diambil dari wilayah Cibudug yang selama ini airnya terbuang begitu saja," ucapnya.

Tatan menjelaskan sumber air dari Cigudug juga hulunya bersumber dari Situ Bagendit Kecamatan Banyuresmi yang jika bisa disalurkan ke desanya akan membantu petani menghadapi musim kemarau ini.

"Jika terealisasi akan ada 10 ribu KK yang akan terpenuhi kebutuhan airnya, selama kekeringan ini kan banyak warga yang tidak bisa menggarap lahan pertaniannya." ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved