Breaking News:

Tiga Meter, Jarak Aman Antara Umbul-Umbul, Bendera, dan Lampu Hias Dengan Jaringan Listrik

Pemasangan baliho, reklame lampu hias, spanduk, bendera, dan umbul-umbul pemasangannya tidak memerhatikan jarak aman pada jaringan listrik

Editor: bisnistribunjabar
PLN
jarak bebas pemasangan atribut agustusan minimal 3 meter dari jaringan listrik agar tidak mengganggu aliran listrik 

TRIBUNJABAR.ID,- Agustus adalah bulan yang penting bagi seluruh masyarakat Indonesia karena di bulan inilah Kemerdekaan Republik Indonesia diraih, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945. Untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-76 Republik Indonesia, banyak masyarakat yang memasang baliho, reklame lampu hias, spanduk, bendera, dan umbul-umbul sehingga suasana lingkungan rumahnya meriah.

Namun, tak jarang pemasangan baliho, reklame lampu hias, spanduk, bendera, dan umbul-umbul berdampak buruk pada lingkungan sekitar. Hal ini terjadi karena pemasangannya tidak memerhatikan jarak aman, yaitu jarak bebas minimal 3 meter dari jaringan listrik.

"Kami mengingatkan agar selalu memperhatikan jarak aman. Memasang pernak pernik hiasan terlalu dekat dengan jaringan listrik berdampak buruk karena selain membahayakan masyarakat sekitar dan masyarakat yang melintas, juga bisa menyebabkan terganggunya aliran listrik. Bambu yang mengenai jaringan listrik dapat menyebabkan konsleting sehingga listrik padam ," kata Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Iwan Ridwan (11/08).

Iwan menjelaskan, sebagai tindakan pencegahan langsung di lapangan, PLN akan menerjunkan tim untuk melakukan inspeksi potensi bahaya jaringan listrik dari pemasangan umbul-umbul, bendera, lampu hias hingga spanduk di jalur utama distribusi listrik.

“Jika ditemukan potensi bahaya, kami akan mengambil tindakan penertiban dan edukasi kepada masyarakat terkait,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan dukungan PLN UID Jabar dalam menjaga keandalan pasokan listrik saat masyarakat memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berbagai upaya yang dilakukan berupa pemeliharaan rutin baik di Gardu Distribusi, Pemerataan Beban Trafo, serta pengamanan jaringan, dengan pemangkasan pohon setiap hari yang dekat dengan jaringan ataupun yang akan menyentuh jaringan melalui program line distancing, serta menyiagakan petugas siaga, agar recovery pemulihan bisa dapat segera dilakukan, hal ini sebagai upaya menjaga kehandalan pasokan jaringan listrik.

Diakhir, Iwan menegaskan bahwa kegiatan yang mengganggu jaringan listrik selain membahayakan juga dapat menyebabkan padam listrik yang pemulihannya membutuhkan waktu lama. Petugas harus menelusuri sepanjang jaringan untuk mencari titik gangguan.

“Untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan, mari jaga jaringan listrik demi kemanan dan kenyamanan bersama. Apabila ada yang melakukan tindakan membahayakan jaringan listrik maka peringatkan, hentikan, dan laporkan ke contact center PLN 123 atau melalui Aplikasi PLN Mobile," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved