Gempa Bumi
Gempa Bumi Tektonik M 4,8 yang Mengguncang Selatan Jawa tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi terjadi hari Senin, 9 Agustus 2021 pukul 21.35.57 WIB wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa.
Penulis: Padna | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Gempa bumi terjadi hari Senin, 9 Agustus 2021 pukul 21.35.57 WIB wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa.
Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo 4.8.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,59 LS dan 108,895 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km arah selatan Kota Cilacap, pada kedalaman 15 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault )," ujar Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoaji Prayoedhie, dalam rilisnya yang diterima Tribunjabar.id, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Gempa Bumi 4,8 SR Pangandaran Warga Kaget Pas Nonton Tiba-tiba Bergetar, Belum Ada Laporan Kerusakan
Mengenai dampak gempa bumi, Setyoaji menjelaskan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Cilacap, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Banyumas, Karangnunggal III MMI, Garut, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Pacitan II MMI.
"Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tulis Setyoaji.
Setyoaji menambahkan, gempa bumi susulan hingga hari senin, 9 Agustus 2021 pukul 21.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat, Setyoaji mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," ucap Setyoaji.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gempa-di-cilacap-9-agustus.jpg)