Breaking News:

Budidaya Tanaman Obat Jadi Aspirasi Masyarakat untuk Penuhi Kebutuhan Saat Pandemi

Masyarakat Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, yang berharap adanya bantuan benih tanaman obat asli Indonesia ini.

dok DPRD Jabar
Anggota DPRD Jawa Barat Edi Rusyandi saat jaring aspirasi masyarakat dalam rangka Reses III Tahun Sidang 2020-2021. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tanaman asli Indonesia dikenal memiliki banyak khasiat, salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, berbagai jenis tanaman obat asli Indonesia seperti kunyit dan jahe merah, banyak diburu oleh masyarakat.

Seperti halnya masyarakat Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, yang berharap adanya bantuan benih tanaman obat asli Indonesia ini.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Jawa Barat Edi Rusyandi saat jaring aspirasi masyarakat dalam rangka Reses III Tahun Sidang 2020-2021.

Edi mengatakan seringkali kebutuhan untuk meningkatkan imunitas tubuh dipenuhi dari berbagai obat berbahan kimia, padahal tanaman obat asli Indonesia bisa menjadi pilihan bagi masyarakat.

“Sementara ini kita seringkali berketergantungan dengan obat-obatan yang berbahan kimiawi, saya pikir ini bisa menjadi salah satu program yang diseriusi oleh pemerintah untuk mengembangkan tanaman obat alami," ujar Edi di Kabupaten Bandung Barat, Selasa (10/8).

Edi menambahkan beragamnya tanaman obat yang dimiliki Indonesia sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut, guna memenuhi kebutuhan produk berbahan herbal yang semakin meningkat di masa pandemi.

“Potensi alam kita sangat banyak untuk bisa dimanfaatkan menanam tanaman obat secara alami, ini bisa diseriusi pemerintah baik desa, kabupaten maupun provinsi, mengembangkan tanaman obat alami untuk diolah kemudian dikembangkan untuk kebutuhan kesehatan warga masyarakat," ucap Edi.

Edi menekankan penggunaan tanaman obat di masa pandemi Covid-19 merupakan momentum emas untuk kembali mencari dan menggunakan rempah-rempah asli Indonesia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved