Breaking News:

Bank bjb Raih Bank Go Public Terbaik Versi InfoBank, Kalahkan 42 Bank Lain

Prestasi bjb versi Majalah InfoBank yang dimuat dalam edisi Agustus 2021 ini didasarkan pada aspek Total Asset, Modal Inti, Risk Management

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar
ILUSTRASI kover Majalah InfoBank 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dengan mengantongi nilai 94,02, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meraih peringkat pertama untuk Rating 109 bank versi InfoBank untuk Kategori Bank Go Public per Desember 2019-2020.

Prestasi bjb versi Majalah InfoBank yang dimuat dalam edisi Agustus 2021 ini didasarkan pada aspek Total Asset, Modal Inti, Risk Management, GCG, Permodalan, Kualitas Asset, Rentabilitas, Likuiditas, dan Efisiensi.

Dengan nilai 94,02 itu, bank bjb mengantongi Predikat Sangat bagus dan mengalahkan 42 bank go public lainnya, termasuk BCA, BRI, Bank Mega, Bank NISP, dan Bank Mandiri.

Dalam rilis yang diterima redaksi TribunJabar.id, sepanjang tahun 2020, bank bjb mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,68 triliun. Angka ini lebih besar dibandingkan angka tahun 2019 yaitu 1,56 triliun, atau naik 8 persen.

Total nilai aset yang dimiliki bank bjb pun tumbuh sebesar 14,08% year on year (y-o-y) menjadi Rp 140,93 triliun, dibandingkan aset pada 2019 senilai Rp 1,23 triliun.

Baca juga: Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit KPR 12,5% YOY bank bjb Dukung Penyaluran FLPP

Di sektor kredit, bank bjb juga mencatatkan pertumbuhan positif untuk menopang laba sebesar 9,07 persen y-o-y dari Rp 87,29 triliun di tahun 2019 menjadi Rp 95,21 pada 2020.

Sementara itu, dana pihak ketiga tercatat Rp 106,46 triliun, naik 19,1% dari sebelumnya Rp 89,35 triliun.

Perolehan laba ini dari kenaikan pendapatan bunga bersih senilai Rp 6,5 triliun, naik 6,16% dibandingkan 2019 senilai Rp 6,08 triliun. Fee based income bank bjb naik hampir 6% menjadi Rp 688,4 miliar dari posisi sebelumnya Rp 649,63 miliar.

Selain itu bank bjb juga mencatatkan penurunan pada penurunan nilai aset keuangan dari sebelumnya Rp 321,98 miliar pada 2019 menjadi Rp 137,42 miliar atau turun hamoir 60%.

Tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di angka 1,4% atau turun dari 2019 di posisi 1,58%.

Baca juga: bank bjb dan BNI Life Kolaborasi Luncurkan Produk Bancassurance

Dari sisi ROA perusahaan pun naik menjadi 1,66%, naik dibandingkan tahun sebelumnya 1,68%, dan ROE di posisi 16,95%.

Dari sisi load to deposit ratio (LDR) bank bjb pun termasuk longgar sebesar 86,32%, turun dibandingkan 2019 di posisi 96,07%.

Artinya perusahaan masih memiliki ruang yang cukup besar untuk melakukan ekspansi kredit ke depannya.

Capaian positif ini diperoleh berkat bisnis model bank yang resilient dan kemampuan adaptasi perusahaan yang agile sehingga kinerja perseroan senantiasa berada di dalam jalur yang sesuai harapan.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved