Breaking News:

1.000 Tenaga Kesehatan di Cianjur Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Gunakan Vaksin Moderna

dr Yusman Faisal mengatakan, flatform vaksin moderna secara uji klinis memberikan kekebalan sekitar 94,1 persen dari virus covid-19.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Jalannya vaksinasi dosis ketiga untuk tenaga kesehatan di Cianjur 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 1.000 tenaga kesehatan di Cianjur melakukan vaksin dosis ketiga dengan flatform vaksin moderna di gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Jalan Panembong, Selasa (10/8/2021).

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, flatform vaksin moderna secara uji klinis memberikan kekebalan sekitar 94,1 persen dari virus covid-19.

Vaksin ini juga bisa diterapkan di beragam usia. Menurut Yusman, saat ini vaksin Moderna diterapkan khusus untuk tenaga kesehatan.

"Targetnya sekitar 5-6 ribu tenaga kesehatan di Cianjur, namun yang riil saat ini sekitar 4 ribu," kaya Yusman.

Ia mengatakan, sasaran vaksin merupakan tenaga kesehatan di rumah sakit, puskesmas, dan jejaring contohnya apotek. Khusus untuk jejaring yang mendapat vaksin dosis ketiga ini adalah tenaga kesehatan di jejaring tersebut.

"Kalau untuk puskesmas bisa seperangkat," katanya.

Sementara itu, saat ini baru 10 persen dari semua warga Cianjur yang sudah divaksin. Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mencatat dari jumlah penduduk di Cianjur sebanyak 1,9 juta jiwa, yang sudah divaksin sekitar 190 ribu jiwa.

Baca juga: Vaksin On The Spot Akan Ada di Pusat Perbelanjaan, Pengunjung Divaksinasi? Ini Kata Yana Mulyana

"Dari total 1,9 juta penduduk di Cianjur yang sudah menjalani suntik vaksin, hanya 9,5 hingga 10 persennya saja," kata dr Yusman.

Yusman mengatakan, di sisi lain target pemerintah pusat harus segera merealisasikan penanganan vaksinasi di masing-masing daerah. Namun pasokan vaksin sendiri lambat.

"Di sisi lain, pusat harus segera menuntaskan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Namun di sisi lain barangnya sulit didapatkan," katanya.

Yusman khawatir penyebaran covid-19 di Cianjur ini terus bertambah karena sulitnya pengadaan vaksinasi dari pusat.

"Serba bingung sebenarnya, saya imbau ke masyarakat Cianjur bagi yang belum bisa menjalani vaksinasi untuk tetap bersabar dengan selalu menerapkan protokol kesehatan," ujarnya

Baca juga: Ingin Dapat Vaksin Covid-19 di Majalengka? Berikut Jadwal Vaksinasi Hari Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved