Liputan Khusus
Penertiban Pengamen Boneka Harus Sabar, Satpol PP Kota Bandung Lakukan Edukasi dan Sosialisasi
TRIBUNJABAR.ID -Penertiban Pengamen Boneka Harus Sabar, Satpol PP Kota Bandung Lakukan Edukasi dan Sosialisasi.
Penulis: Shania Septiana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR.ID - KABID Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Kota Bandung merangkap Plt. Kabid Trantibum, Idris Kuswandi, mengatakan kurang lebih dua minggu ke belakang dan rencana dua minggu ke depan melakukan edukasi dan sosialisasi bahwa pengamen boneka itu melanggar Perda Kota Bandung.
"Caranya satu Unit Tranmas (30 orang) tiap hari/siang mengumpulkan mereka di dekat lokasi atau perempatan, didata, dicatat, diberi pengarahan agar ke depan tidak boleh lagi melakukan hal seperti itu, karena pelanggaran dan ke depannya akan dilakukan penertiban," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Jumat (7/8/2021).
Hanya saja, diakui Idris, penertiban itu dilakukan dengan ekstra sabar terlebih sedang dalam situasi pandemi.
"Kami mengedepankan sifat edukatif, persuasif. Kalau tidak berhasil kami akan lakukan cara lain dengan intensitas peningkatan baik cara mupun tindakan dan skenarionya sudah kami siapkan," katanya.
Idris menyampaikan bahwa pengamen karakter di Kota Bandung menjadikan hal tersebut sebagi peluang.
"Untuk robot, katanya melihat peluang soalnya di Jl. Sukarno dan Cikapundung Barat sepi pengunjung. Selama ini kami pusatkan atau memberi kesempatan cosplay di Jl. Sukarno dan Jl. Cikapundung Barat. Kalau boneka Pinokio mereka melihat peluang bahwa masyarakat sekarang senang yang lucu-lucu seperti ikan dan tanaman hias," katanya.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono menjelaskan sebetulnya, mengenai hal tersebut ada tiga instansi yang harus mengurus di antaranya Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, dan Satpol PP.
"Dari segi PMKS-nya ada yang minta-minta itu, dari sisi pariwisata ada kostum karakternya, dari sisi K3-nya ada Satpol PP, jadi ada semuanya di situ. Kalau Dinsos itu sudah lebih banyak menghalau, supaya kami (rumah singgah) tidak tertular Covid-19," katanya. (shania septiana)
Artikel terkait penertiban pengamen boneka dan Liputan Khusus bisa dilihat di sini.
VIDEO PILIHAN TRIBUNJABAR.ID
Nangtang Covid ku Bikini | KONGGRESS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pengamen-boneka.jpg)