Breaking News:

Cerita Greysia Polii Soal Masa Depannya di Bulutangkis Indonesia Setelah Raih Medali Emas Olimpiade

Bersama Apriyani Rahayu, Greysia Polii, ganda putri bulutangkis Indonesia untuk pertama kalinya meraih medali emas olimpiade

Editor: Mega Nugraha
Alexander NEMENOV / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV / AFP) 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Bersama Apriyani Rahayu, Greysia Polii, ganda putri bulutangkis Indonesia untuk pertama kalinya meraih medali emas olimpiade, tepatnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Usia Greysia Polii, sudah tidak muda lagi, 34 tahun. Sedangkan partnernya, Apriyani Rahayu, masih muda.

Di penghujung karirnya, Greysia Polii dihadapkan pada pilihan pensiun dengan manis karena mampu meraih medali emas di ajang bergengsi olimpiade.

Greyesia Polii sempat menyampaikan pandangannya soal masa depan dia di bulutangkis Indonesia, dalam sesi press conference via daring pada Jumat (6/8/2021).

"Saya memang bilang sebelumnya mau pensiun. Karena sebagai atlet, highlight disini saya seorang wanita dimana tidak seperti pria, dimana perjalanan ketika mereka menikah atau punya anak, itu tidak menjadi suatu kendala," ungkap Greysia Polii.

Baca juga: Jika Greysia Polii Beneran Mundur, Ini Syarat Pengantinya untuk Dampingi Apriyani Rahayu

Dia memang sempat berniat pensiun pada 2016 saat usianya sekira 29 tahun.

"Jadi waktu saya umur 25, saya masih tahu, saya punya kemampuan tapi kayak hilang asa saya karena kejadian besar menimpa saya. Jadi itu yang membuat saya ingin menyatakan itu (pensiun)," kat dia.

Di sisi lain, saat dia hendak pensiun lebih awal, dia sudah mendapatkan apa yang lumrah dalam hidup. Menikah kemudian berkeluarga.

"Itu normal sebagai atlet wanita dan ternyata Tuhan berkata lain. Ada Apriyani Rahayu, pelatih juga bilang bahwa minta tolong untuk menunggu sebentar, mengingat junior-junior di ganda putri, dimana saat itu sulit berprestasi. Saat itu saya Oke kan karena kontrak saya masih berjalan. Ternyata ada hasilnya dan bisa berprestasi kembali, jadi saya memikirkan. Dan ini diteruskan," kata dia.

Dalam empat tahun terakhir, dia menjalani karir bulutangkisnya bersama Apriyani Rahayu dengan "Nothing Tulus", berbeda dengan saat masih muda, dia terobsesi untuk berprestasi karena dia selalu punya target.

Namun, dalam empat tahun terakhir itu, dia berusaha lebih kalem dan santai dan menjalani pekerjaannya dengan tulus.

"Jadi saya mencintai bulu tangkis ini dengan lapang dada. Kalau prestasi, puji Tuhan, kalau tidak, setidaknya saya bisa bantu adik-adik saya. Itu saja. Dan sekarang tinggal tunggu waktu yang tepat. Setelah ini, setelah meraih semua ini, saya tinggal menunggu waktu yang tepat kapan akan memutuskan saya pensiun dari bulu tangkis," katanya.

Dengan bijak, Greysia pun menyebut bahwa dalam hidup ada masanya. Ada musim dimana seseorang harus tahu kapan berhenti dan melanjutkan ke kehidupan lain.

"Itu saja yang bisa saya bilang. Saya tidak bisa bilang kapan waktunya, saya hanya bisa bilang itu yang bisa saya gambarkan dan saya katakan sekarang," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Greysia Polii: Pelatih Minta Saya Jangan Pensiun dulu Saat Sulit Mencari Partner di Ganda,

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved