Persib Bandung
Robert Alberts Tak Tahu Kondisi Pemain Persib Bandung, Berharap Kabar Baik Setelah 9 Agustus
Pelatih Persib Bandung, Robert Albert, kesulitan menjelaskan kondisi pemain saat ini. Padahal --jika benar-- Liga 1 2021 akan dimulai 20 Agustus.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Persib Bandung, Robert Albert, kesulitan menjelaskan kondisi pemain saat ini. Padahal --jika benar-- Liga 1 2021 akan dimulai 20 Agustus.
Hingga hari ini, Minggu (8/8/2021), pemain Persib belum dikumpulkan lagi.
Padahal kick off kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu hanya tersisa dua pekan lagi.
Jika tak segera melakukan latihan bersama, Persib bisa tertinggal oleh tim lain.
Robert Alberts berharap setelah PPKM berakhir 9 Agustus, timnya bisa memulai latihan.
Untuk sementara ini, Febri Hariyadi dan kawan-kawan masih berlatih secara mandiri.
"Saat ini pemain masih berlatih dengan tanggung jawabnya masing-masing dan kami memantau pemain. Dan kami mendengar bahwa setelah tanggal 9 (Agustus) yang mana itu dua hari dari sekarang, kami mendapat kabar terbaru soal PPKM dan besar harapannya kami bisa mulai berlatih bersama lagi. Kami tak sabar untuk itu," ujar Robert, Minggu (8/8/2021).
Robert mengaku, sulit untuk bisa mengetahui kondisi para pemain saat ini.
Sebab latihan mandiri, kata Robert, tidak bisa melihat secara langsung bagaimana para pemain menjaga kebugarannya.
"Sulit mengatakan bagaimana kondisi dari pemain, karena pemain pergi ke gym di lingkungan masing-masing, mereka juga berlari di area rumahnya masing-masing," ucapnya.
Dia menuturkan, latihan mandiri memang bisa membantu para pemain untuk menjaga kondisi kebugarannya.
Namun, tidak serta merta bisa menggantikan program latihan bersama.
Apalagi pada saat pramusim, program latihan yang diberikan akan lebih berat.
Para pemain perlu meningkatkan banyak hal agar benar-benar siap berkompetisi.
"Itu sangat berbeda dengan ketika bermain sepak bola dan menunjukkan banyak hal dalam satu waktu dalam hal taktik, tehnik, endurance, kekuatan, agility, pengambilan keputusan, berpikir cepat," ujarnya
Menurut pelatih berkebangsaan Belanda itu, elemen tersebut seharusnya bisa dibangun pada saat pramusim.
Baca juga: Kala Castillion Bikin Heboh Bobotoh, Hapus Foto Persib di Instagram, Robert Beri Jawaban Menyejukkan
Sehingga ketika kompetisi dimulai, kondisi fisik dan mental sudah benar-benar siap bertarung di Liga 1 yang ketat dan panjang.
"Bermain di liga untuk mendapatkan level kebugaran di pertandingan dan ritmenya. Tapi sekarang kami tidak bisa melakukan itu karena liga sudah akan dimulai," katanya.
Dengan situasi yang ada sekarang ini, mantan arsitek tim Arema Indonesia dan PSM Makassar itu merasa kesulitan.
Bahkan menurut pengakuannya, kondisi serba tak ideal ini baru pertama kali dirasakannya sebagai seorang pelatih.
"Ini situasi yang baru bagi semuanya dan kami harus melakukan yang terbaik dari itu," ucapnya.
Robert mengaku belum mendapat kabar terbaru soal jadwal pertandingan.
Baca juga: Ingin Kompetisi Sepak Bola Normal Kembali, Kiper Persib Teja Paku Alam Ingatkan Ini untuk Bobotoh
Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu karena kabarnya akan ada jadwal baru.
"Belum. Setelah dilakukan pertemuan dari klub-klub bersama LIB dan PSSI. Diputuskan nanti akan ada jadwal baru, tapi saya belum tahu kapan diberi jadwal baru tersebut," ujarnya.
Namun, Robert mendapatkan informasi bahwa akan ada keringanan bagi tim yang sampai saat ini belum berlatih.
Tim seperti Persib, lanjut Robert, akan bermain satu pekan setelah kick off Liga 1, 20 Agustus.
"Kabar yang kami terima bahwa tim yang belum berlatih seperti Persib mereka punya waktu sepekan setelahnya (untuk memulai kick off). Jadi setidaknya setelah PPKM selesai kami bisa memulai latihan dan kami melihat ke depan untuk itu," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pelatih-persib-bandung-robert-alberts-pakai-masker.jpg)