Pemkot Bandung Diminta Bikin Program Jangka Pendek Untuk Bantu Pelaku UMKM Keluar dari Tekanan PPKM
Oleh karena itu, Ia mendorong agar Pemkot Bandung dapat memberikan solusi tepat bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha
Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Insiden berdarah yang dilakukan oleh salah seorang pengurus Asosiasi Kafe dan Resto (AKAR) Jawa Barat di depan Kantor Pemerintahan Kota Bandung beberapa hari lalu, menggambarkan betapa sulitnya pelaku UMKM berusaha bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM.
Hal ini pun, disoroti oleh anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto yang berharap aksi tersebut tidak terulang atau menginspirasi siapapun, untuk bertindak nekat hingga melukai diri sendiri.
Oleh karena itu, Ia mendorong agar Pemerintah Kota Bandung dapat memberikan solusi tepat bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Bandung.
"Seperti yang kita ketahui bahwa Bapak Wali Kota Bandung telah menyampaikan surat kepada Pemerintah Pusat sebagai tindaklanjut dari aspirasi yang disampaikan masyarakat, dalam menyikapi situasi PPKM. Dimana dampak PPKM, telah menimbulkan gangguan bukan hanya aspek ekonomi tapi juga psikologi masyarakat, khususnya para pengusaha UMKM" ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (8/8/2021).
Meski ia mengapresiasi apa yang dilakukan tersebut, namun, ia mendorong agar Pemerintah Kota Bandung mampu melakukan inovasi dan tindakan nyata, dalam menyikapi kondisi para pelaku usaha di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Apalagi menurutnya, hingga saat ini Pemkot Bandung belum melakukan langkah yang spesifik dalam menangani dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM.
"Kami sangat berharap Pak Wali tidak hanya bekerja seperti biasa, dengan mengikuti program perencanaan yang dibuat sebelum ada pandemi, tapi harus melakukan terobosan baru dan aktual dalam upaya membantu para pelaku UMKM menghadapi situasi sulit saat ini. Kami percaya di jajaran Pemkot Bandung pasti banyak orang pandai dan kompeten yang dapat mencari inisiatif program jangka pendek untuk membantu UMKM,” ucapnya
Bahkan Christian yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD Kota Bandung itu menambahkan, berdasarkan hasil riset yang diperolehnya, bahwa UMKM merupakan sektor yang diyakini mampu menjadi penopang dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi seperti sekarang ini.
Oleh karena itu, ia berpandangan, Kota Bandung sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat, seharusnya mempunyai program-program yang terbaik dalam pemulihan ekonomi.
“Ada riset yang menunjukkan bahwa UMKM adalah penopang ekonomi di masa pandemi, sehingga Pemkot harus memerhatikan para pelaku UMKM. Kalau UMKM berputar, maka pemulihan ekonomi masyarakat pun akan meningkat. Maka, kami berharap dibawah kepemimpinan Mang Oded dan Kang Yana, banyak program nyata yang dapat dilakukan guna membantu masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro dan kecil,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/christian-julianto_a.jpg)