Selasa, 2 Juni 2026

Nekat Gelar Tarian Lengser, Acara Pernikahan di Jatinangor Sumedang Dibubarkan Aparat Gabungan

Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP  membubarkan acara pesta pernikahan yang digelar di Perumahan Puri Cendikia RT 03/10, Desa Cileles.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Suasana pesta pernikahan yang digelar di Perumahan Puri Cendikia RT 03/10, Desa Cileles Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/8/2021). Acara ini ini dibubarkan aparat. (Dok. Warga) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang,  Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP  membubarkan acara pesta pernikahan yang digelar di Perumahan Puri Cendikia RT 03/10, Desa Cileles Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/8/2021).

Pembubaran dilakukan karena Dedi Supriadi (60) selaku panitia pernikahan telah melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Dinyatakan melanggar lantaran menggelar tarian lengser saat hajatan.

"Pembubaran dilakukan pada pukul 11.30 WIB," ucap Kepala Bidang Penegakan Perundang-ndangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal, saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan seluler.

Menurut Yan Mahal Rizzal, pembubaran tersebut dilakukan lantaran panitia pelaksana resepsi pernikahan telah melanggar Peraturan Bupati Sumedang Nomor 82/2021 pasal untuk resepsi pernikahan ditiadakan dan hanya digelar akad.

Kemudian, kata dia, penindakan ini mengacu kepada Perbup Sumedang Nomor 82/2021 tentang PPKM Level 4  dan penindakan melalui Perbup Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif.

"Pembubaran ini diakukan untuk menghindari kerumunan dan untuk memutus penyebaran Covid 19," katanya.

Sebelumnya, kata Yan Mahal Rizzal,  pihak keluarga yang akan menggelar hajatan telah diberi arahan agar pelaksanaannya ditunda terlebih dahulu sampai batas waktu yang ditentukan.

Namun, lanjut dia, panitia pelaksana hajatan nekat menggelarnya.

Ia berharap agar setiap masyarakat mempunyai kepekaan atas pandemi Covid 19 ini, sehingga upaya dan ikhitiar dari pemerintah memperoleh hasil bagus.

"Saat pembubaran, belangsung aman kondusif. Tindakan yang dilakukan petugas dilakukan seara humanis dan dapat diterima positif oleh panitia hajatan," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved