Dedi Mulyadi Minta Bulog Segera Tarik dan Ganti Beras Bansos Buruk dengan Beras Kualitas Premium

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi meminta Perum Bulog segera menarik beras bansos kualitas buruk

Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
istimewa
Dedi Mulyadi Minta Bulog Segera Tarik dan Ganti Beras Bansos Buruk dengan Beras Kualitas Premium. 

TRIBUNJABAR.ID - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi meminta Perum Bulog segera menarik beras bansos kualitas buruk dan menggantinya dengan beras kualitas premium.

"Bulog harus segera menarik dan mengganti beras bansos kualitas buruk itu dengan beras kualitas premium," kata Dedi Mulyadi melalui ponselnya, Minggu (8/8/2021).

Kasus beras bansos kualitas buruk yang kusam bahkan membatu ditemukan di Pandeglang, Banten, dan hal ini, kata Dedi, tidak tertutup kemungkinan terjadi di daerah lain.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV yang menjadi mitra kerja Perum Bulog ini, kasus beras bansos kusam dan membatu yang diterima warga miskin di Pandeglang ini tidak perlu terjadi jika Perum Bulog selalu mengecek beras bansos yang akan disalurkannya itu.

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Razia PPKM Darurat Sebaiknya Disertai Pemberian Bansos untuk Orang Kecil

Dedi mengatakan, warga miskin itu sudah susah hidupnya, untuk itu jangan sampai ditambah kesulitannya dengan bantuan yang buruk.

Menurut Dedi, bantuan sosial kepada warga miskin itu harus yang terbaik. Termasuk soal beras harus beras kualitas premium.

Sementara itu PT Pos Indonesia bersama Perum Bulog mengaku telah mengganti beras rusak dari bansos PPKM Darurat yang diterima sejumlah warga di Pandeglang.

"Ada tiga karung beras (masing-masing 10 kilogram) yang rusak (karena kena hujan). Sudah kami ganti," ujar Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bayari Denda dan Beri Uang Istirahat Ibu Hamil Penjual Kopi Sachet Terjaring Razia PPKM

Penggantian beras rusak itu juga ditegaskan Pimpinan Cabang Perum Bulog Kabupaten Lebak Wahyu. Ia mengatakan tim Bulog telah bergerak ke lokasi dengan membawa beras pengganti.

 “Hanya tiga karung yang basah terkena air hujan saat pembongkaran, yang lainnya aman sudah diterima oleh warga," kata Wahyu.

Wahyu juga menjelaskan bahwa Bulog menyediakan beras dengan kondisi baik. Saat diambil dari gudang Bulog, dipastikan beras layak konsumsi sebelum diangkut oleh transporter menuju rumah KPM.

 "Jadi kondisi beras menggumpal tersebut bukan dari gudang Bulog, melainkan terkena air hujan saat pembongkaran," ujar Wahyu.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved